Himpitan ekonomi kadang membuat seseorang nekat melakukan hal-hal yang tidak bisa dibayangkan. Seperti yang dilakukan oleh seorang istri yang berasal dari Chongqing, China. Demi menyelamatkan sang suami sembuh dari sakit yang dideritanya, Ia terpaksa meminta belas kasihan dari para pejalan kaki bahkan sampai menjual bayinya yang masih sangat kecil.

Dikutip dari online.thatmags.com (Kamis, 18/12/2014), wanita yang sudah paruh baya itu bernama Ni Hong. Ni Hong rela berlutut seharian di pinggir jalan sampai menjual anaknya demi pengobatan sang suami.

Zhou Xinggui, sang suami harus dirawat di rumah sakit lantaran mengalami kecelakaan kerja. Zhou terjatuh dari lantai tiga di sebuah tempat kontruksi yang berada di Ruoyang Village, Dahu County, Nihou, China. Akibatnya, Zhou mengalami patah tulang yang sangat parah sehingga tidak bisa bekerja maupun bergerak. Bos dari tempat kerja Zhou lepas tangan setelah memberikan uang sebesar 7.000 RMB (sekitar Rp 14,4 juta). Setelah itu sang bos tidak diketahui rimbanya.

Namun dirawat di rumah sakit tidaklah murah. Biayanya sangat mahal dan keluarga Ni Hong dan Zhou tidak memiliki cukup uang untuk membayar seluruh biaya operasi.

“Saat kami sudah punya cukup uang maka kami akan membayar biaya operasi,” ungkap Zhou.

Ni Hong berusaha mencari biaya tambahan untuk membayar biaya operasi tersebut. Namun caranya tergolong salah karena sampai tega menjual bayi yang masih kecil. Akibat itu juga, puteri sulung Zhou terpaksa harus berhenti sekolah karena tidak ada lagi yang membiayai sekolahnya.

Setelah berlutut sekitar empat jam, tak ada pejalan kaki pun yang tertarik untuk membeli bayi tersebut. Hanya ada beberapa pejalan kaki yang mendonasikan uangnya dari Rp 2.000 – Rp 200.000.

Sungguh disayangkan aksi Ni Hong yang menjual anaknya demi pengobatan sang suami. Meski keadaan seberat apapun, jangan sampai mengorbankan anak apalagi sampai menjualnya. Masih banyak cara lain untuk membiayai pengobatan tersebut. Pasrahkanlah hal tersebut pada Yang Maha Kuasa. Dalam hal ini pemerintah sebaiknya jangan berdiam saja ada warganya yang sangat membutuhkan bantuan.(dea)