Meski dirundung berbagai masalah dalam hidupnya, Jessica Iskandar mencoba tegar menghadapinya. Ia menilai, semua masalah akan ada jalan keluarnya. Untuk itu, Jessica pun selalu memasrahkan semua problema hidupnya kepada Sang Pencipta.

Tak banyak bicara tentang masalahnya kepada publik, Jessica lebih memilih mencurahkan isi hatinya dalam sebuah buku yang baru saja dirilisnya. Adapun buku itu berjudul ‘Jedar Power Love Life Lord’.

Ini adalah buku curahan kehidupan pribadi Jessica setebal 153 halaman. Dibagi menjadi menjadi tiga bab, yakni Life, Love dan dan Lord. Ketiga bab ini pun menceritakan dan menjawab semua pertanyaan yang selama ini dipertanyakan banyak orang, seperti bagaimana wajah El, siapa Ludwig, dan banyak lainnya.

“Kalau penulis, buat saya semua menarik dan berarti. Meluangkan pikiran saya yang kosong. Setiap halaman ungkapan hati yang terdalam,” ucap Jessica, seperti dilansir Detik, Senin (22/12/2014).

Jessica mengaku, ia begitu senang bisa membagi rahasianya walau dalam bentuk tulisan. Presenter cantik ini rupanya sangat gemar dengan dunia tulis menulis.

“Bahagia, yang pasti bersyukur karena menulis sebenarnya salah satu passion yang kesampaian. Waktu itu pernah rilis Jedar, buku pertama sekarang buku kedua, jadi semakin semangat jadi penulis,” papar Jessica

Dalam mencurahkan isi hatinya, dirinya menulis dengan senang hati dan tak merasa terbebani dengan semua permasalahannya.

“Enggak sih. Saya nulis enggak terpaksa, semua yang saya tulis dengan senang hati. Apa yang saya rasain, saya tuangin. Semua berjalan alami,” tandasnya.

Menariknya, di buku itu Jessica secara terang-terangan memperlihatkan foto sang buah hati bernama El Barack Alexander.

“Ada ko. Karena ini ditulisnya kemarin saat mengandung. Lebih banyak (cerita) proses kehamilan. Mulai sebelum jadi baby sampai sekarang,” kata Jessica.

Jessica pun memiliki alasan tersendiri kenapa selama ini ia menutupi wajah sang anak kepada publik. “Karena pertimbangan apa yang dialami sekarang kan di meja hijau. makanya anak yang di bawah umur dihindari dulu. Kejahatan media foto takutnya disalah gunakan,” tutupnya.

(nha)