Oktober 2014 silam, pemain film seksi Julia Perez (Jupe) dinyatakan terkena kanker serviks. Diakui Jupe, dirinya mengidap penyakit berbahaya yaitu kanker serviks stadium 2A.

Penyebab penyakit itu bersarang di tubuh Jupe lantaran ia salah menggunakan pembalut saat haid. â??Secara medis mungkin saya salah memilih pembalut. Ada bakteri-bakteri. Saya tidak bisa menyalahkan orang lain ataupun bakterinya. Saya harus hadapi kanker serviks ini,â? kata Jupe.

Tak tinggal diam, Jupe pun melakukan pemeriksaan. Ternyata, usai diperiksa, kanker serviks yang diderita Jupe sudah masuk tahap 1B dimana virus sudah menjalar ke bagian mulut rahim. Akhirnya, Jupe bertolak ke Singapura guna menjalani operasi pengangkatan sel telur dan kemoterapi.

Selama dua bulan, Jupe pun rutin menjalani terapi di Singapura. Usaha Jupe akhirnya berbuah manis. Tepat tanggal 2 Januari 2015, mantan kekasih Gaston Castano ini dinyatakan sembuh dari penyakit mematikan tersebut.

Menyambut kabar baik ini, Jupe pun senang bukan kepalang. “Akhirnya semua indah pada waktunya. Trimaksih tuhan atas pembelajaran ini. Now I’m ready untuk hidup lebih baik,” ujar Jupe.

Selama berobat di Singapura, Jupe juga melakukan pemindahan ovarium. Hal ini ditempuh agar ia tak kena efek radiasi selama kemoterapi. Ternyata cara ini membuat Jupe bisa memiliki anak.

“Saya ini bukan operasi pengangkatan, tetapi pemindahan ovarium. Itu dipindah supaya nggak kena radiasi. Saya bersyukur, ada positifnya saya bisa punya anak secara normal,” kata Jupe, seperti dilansir Liputan6, Rabu (07/01/2014).

Pemindahan ovarium ini membuat diri Jupe menjadi lebih kuat. Terbukti, dia bisa berdiri cukup lama dari sebelumnya.

“Kalau dibilang kuat ya sekarang saya kuat. Kayak sekarang saja nih berdiri sudah ada satu jam kali ya. Padahal sebelumnya, saya malah capek duduk di kursi roda melulu hampir dua bulan. Senang banget pokoknya bisa dandan lagi. Saya jadi merasa Jupe is Back, hahaha,” tutup Jupe.

(nha)