Anda tentu tidak pernah membayangkan jika menjadi seorang tukang sapu bisa menjadi miliarder yang memiliki banyak uang hingga miliaran rupiah? Pekerjaan sebagai tukang sapu terkadang dipandang sebelah mata dan rendahan. Tapi semua pandangan jelek orang tentang sapu ditepis oleh Sukamto, dari tukang sapi kini dirinya menjadi pengusaha gypsum yang sukses.

Sukamto
Sukamto

Dikutip igunungkidulonlinecom (Selasa, 20/1/2015), Sukamto yang berasal dari Gunungkidul, Nglipar, Jawa Tengah ini tiap bulannya memperoleh omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Ia menjadi pengusaha sukes yang mendirikan CV. Tian Dekor. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa interior dan pemasangan gypsum.

Bisa sukses seperti sekarang bukanlah hal yang mudah bagi Sukamto. Ia harus merasakan susahnya jadi buruh dan kuli di perantauan. Pada tahun 1992 silam, Sukamto pernah bekerja sebagai cleaning service di Pasar Senen, Jakarta, namun Ia harus mengalami PHK.

Kemudian dari Pasar Senen, Ia pindah ke RS Halim Perdana Kusuma, masih sebagai seorang petugas kebersihan. Tapi sayang, dia harus kembali dipecat lantaran dituduh mencuri mesin rontgen dari rumah sakit. Meski pahit Ia berkali=kali rasakan. Sukamto tak patah arang, dirinya kemudian hijrah ke Cilegon dan bekerja sebagai buruh di Cilegon tepatnya di perusahaan produksi gypsum.

Setelah dari Cilegon, pekerjaan Sukamto mulai tetap dan ada kejelasan. Ia diperlakukan bak pegawai tetap dan dipindahtugaskan di Pekanbaru, Riau. Ia pun menemukan jodohnya dan menikah di kota tersebut dan memiliki satu orang anak.

Tapi tak lama setelah kelahiran putranya. Perusahaannya kustru bangkrut dan banyak karyawan yang dipulangkan. Sukamto akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha pemasangan gypsum. Mulai dari sales pintu ke pintu Ia menawarkan jasanya, hingga setahun dirinya sudah sukses dengan usahanya tersebut.

Kini usahanya itu telah berkembang pesat bahkan telah membuka cabang di Riau dan sekitarnya. Usaha dan kerja keras Sukamto yang tak kenal lelah membuahkan hasil yang manis.(dea)