Sebulan yang lalu, 13 lagu dari demo album baru Madonna yang kabarnya akan berjudul â??Rebel Heartâ? tersebar secara ilegal di internet. Bocornya lagu-lagu penyanyi berusia 56 tahun ini membuat pihak-pihak berwajib melakukan investigasi terhadap insiden ini. Pelacakan yang dilakukan guna mengetahui asal mula tersebarnya album Madonna berakhir di Israel, dimana seorang pria berumur 39 tahun ditangkap karena diduga meretas komputer Madonna. Selain memiliki akses ke komputer sang ikon pop dunia, pria ini dikabarkan juga mempunyai akses ke komputer sejumlah musisi lainnya.

Seperti yang dilansir di Reuters, seorang investigator swasta Israel, Asher Wizman, mengatakan bahwa Madonna menghubungi perusahaan investigasinya untuk membantu mencari tahu siapa pelaku di balik tersiarnya lagu-lagunya yang belum resmi rilis di internet. Penelusuran dilakukan hingga akhirnya identitas pelaku berhasil ditemukan. Pria ini ternyata adalah mantan konsestan salah satu ajang pencarian bakat yang cukup populer di negaranya. Dengan bantuan FBI serta kepolisian setempat, laki-laki yang namanya dirahasiakan ini akhirnya berhasil tertangkap dan akan dikenakan pasal-pasal yang berkaitan dengan pelanggaran hak cipta serta cybercrime.

Madonna sendiri sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang berhasil menangani kasus ini. Wanita yang sempat menikahi Sean Penn dan Guy Ritchie ini menulis ucapan terima kasihnya di laman Facebook miliknya.

â??Saya sangat berterima kasih kepada FBI, kepolisian Israel, serta orang-orang lain yang turut membantu tertangkapnya hacker ini,â? tulis Madonna. â??Saya juga sangat menghargai pengggemar saya yang telah memberi informasi tentang insiden bocornya musik saya. Seperti masyarakat lainnya, saya juga memiliki privasi sendiri. Invasi terhadap hidup saya iniâ??baik terhadap proses kreatif, karir, maupun kehidupan pribadi sayaâ??merupakan pengalaman menyakitkan, yang pasti akan dirasakan semua orang yang pernah mengalami kejadian seperti ini.â?

Berkaitan dengan kasus ini, pihak label Madonna sendiri memutuskan untuk mempercepat rilisnya album Rebel Heart. Bulan Desember lalu, Madonna akhirnya mengeluarkan 6 lagu dari album yang akan resmi diluncurkan sepenuhnya pada bulan maret 2015 ini untuk meredam penyebaran ilegal. Lagu-lagu yang sudah resmi dirilis ini berhasil menempati puncak tangga lagu iTunes di hampir 40 negara. (alo)