Pesona Laguna Biru di Pulau Sempu

Berwisata sambil berlibur, itulah kenikmatan yang ditawarkan tempat wisata Cagar Alam Sempu, Pantai Sendang Biru atau Laguna Biru di kota Malang. Laguna Biru atau yang disebut juga Laguna Segara Anakan adalah pulau kecil yang memberikan panorama keindahan yang eksotik. Dinamakan sebagai Sendang Biru karena di pantai ini terdapat sumber mata air yang biasa disebut sebagai sendang dan berwarna biru. Pulau kecil ini berada di kawasan hutan konservasi, di pantai selatan Kabupaten Malang.

Pulau ini ditumbuhi oleh pepohonan tropis seluas 877 hektar, yang merupakan cagar alam yang di kelola langsung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur serta Departemen Kehutanan Indonesia. Untuk itu, jika hendak mengunjungi pulau ini, diperlukan ijin serta pengawasan dari Dinas Perhutanan. Alasannya, selain kawasan ini merupakan Cagar Alam yang diawasi serta dilindungi pemerintah, untuk menempuh Laguna Biru tidaklah mudah, anda perlu menyeberangi selat dari Pantai Sendang Biru menuju ke Teluk Semut (Ant Bay) di Pulau Sempu dengan menggunakan jasa penyewaan kapal dayung atau kapal agak besar berkapasitas maksimal 30 penumpang dengan jarak tempuh sekitar tiga puluh menit atau bahkan lebih. Selama perjalanan, biasanya nelayan akan mengajak penumpang berkeliling untuk menikmati keindahan batu karang, hutan bakau, hutan tropis, atau keunikan satwa liar yang dilindungi lainnya.

Setelah itu, dibutuhkan waktu tambahan sebanyak dua jam perkiraan dengan melintasi hutan tropis yang lebat dan cukup curam sebelum tiba di pulau Laguna Biru. Untuk perjalanan seperti ini disarankan menggunakan jasa tour guide atau mereka yang memang pernah atau memahami kriteria seluk beluk pulau ini karena untuk menghindari hal-hal yang di khawatirkan.

Kemudian, setelah menempuh perjalanan yang cukup menguras tenaga dan konsentrasi, maka tibalah di pulau berukuran empat hektar yang bernama Laguna Segara Anakan atau Laguna Biru. Inilah yang disebut dengan keindahan inti pulau Malang. Bayangkan saja, pulau kecil yang dikelilingi oleh batuan karang besar ini terbentuk dari hempasan ombak ganas Samudera Hindia yang masuk melalui karang yang berlubang. Tiap kali ombak dari Samudera Hindia menyembur lubang karang, maka cipratan airnya membentuk semburan putih yang menawan. Tidak perlu khawatir, karena semburan ini cukup aman untuk sekedar dinikmati. Keindahan pulau terpencil ini sebanding dengan kemewahan kekayaan alam yang ditawarkan, walau harus dibayar dengan perjalanan yang tidak mudah, pulau ini pada umumnya masih jauh dari jamahan manusia dan wisatawan, tempatnya asri, dan kenikmatannya adalah menjaga nilai rivacy serta serasa berada di pulau milik sendiri.

Keunikan lain yang ditinggalkan adalah air lautnya tidak terlalu asin, pasirnya berwarna keputihan, serta airnya yang jernih mampu memanjakan mata kita dengan memantulkan gradasi warna air kebiruan yang menawan.

Jika anda berjalan sedikit ke atas batu karang, dari sinilah anda mampu menyaksikan secara langsung kedahsyatan Samudera Hindia yang gemar menghempaskan air dengan sangar. Sekeliling Samudera memantulkan warna air biru gelap, bisa dibayangkan betapa jauh kedalaman Samudera ini berada.

Disarankan dalam perjalan ini untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, pula dengan tubuh yang bugar. Perbekalan pun harus memadai karena anda akan kesulitan mendapatkan kedai sederhana atau bahkan rumah makan dan sejenisnya. Obat-obatan serta alas kaki yang nyaman harus menjadi pokok yang harus diperhatikan dalam perjalanan. Bernegosiasilah dalam menyewa jasa tour guide dan jasa perahu dayung atau kapal laut, biasanya harga yang ditawarkan kapal dayung adalah Rp 100.000 untuk kapastitas 10 orang, sedangkan kapal laut bisa mencapai Rp 250.000 untuk kapasitas maksimal 3o orang, semakin banyak peserta yang ikut maka biaya akan terasa lebih murah. Mintalah paket antar-jemput, agar anda tidak perlu kesusahan dalam menunggu kapal pada saat kembali.

Anda wajib mendata diri anda selengkap mungkin kepada petugas Dinas Perhutanan agar keselamatan anda bisa terus dipantau oleh petugas. Dimanapun anda berwisata, anda wajib untuk menjaga tata krama serta sikap di tempat yang asing bagi anda. Yang paling penting, sebelum anda menuju pulau menawan ini, buatlah perjanjian perjalanan wisata, karena sebelum melakukan aktivitas apapun di pulau Sempu, anda harus mengantongi ijin masuk khusus untuk kawasan konservasi (Surat Izin masuk Kawasan Konservasi / SIMAKSI) yang dapat diperoleh di Kantor BBKSDA di Jalan Bandara Bandara Juanda, Surabaya.

Cara terbaik untuk mencapai Pulau Sempu adalah dengan menyewa mobil atau mengatur paket perjalanan wisata. Usahakan untuk bisa berangkat lebih pagi karena jarak tempuh dan waktu yang diperlukan tidaklah sedikit. Berkemah bisa dijadikan alternatif untuk anda bermalam, namun waspada terhadap barang bawaan atau satwa liar yang berkeliaran disepanjang hutan atau mencari penginapan di sekitar tempat wisata. Bagi anda yang hendak membawa keluarga termasuk anak yang masih dibawah lima belas tahun untuk berwisata di pulau ini sebaiknya anda bisa mempertimbangkan kembali, karena perjalanan ini mengharuskan anda fokus terhadap kesalamatan anda sendiri, dan anda tidak akan sempat untuk mengurus keluarga anda sendiri. Wisata alam ini cocok bagi anda yang memiliki jiwa petualang. Pulau ini benar-benar paket murah dan lengkap dengan tawaran berbagai tempat wisata yang mempesona. Selamat berpetualang dan berlibur!

Apa Komentarmu
Tunggu Dong...