Siapa yang tak tahu Valentine’s day alias hari kasih sayang? Meskipun di tanah air kita sendiri perayaan hari ini masih menjadi kontroversi, namun banyak yang tetap merayakan Hari Valentine. Beberapa berpendapat cinta memang harus mempunyai perayaan khusus. Karena itu, setiap tanggal 14 februariâ??bahkan dari beberapa waktu sebelum tepat tanggal tersebutâ??suasana romantis sudah diumbar di mana-mana.

Lagu-lagu cinta, coklat serta dekorasi yang menampilkan warna-warna cinta seperti merah muda dan ungu serta hiasan-hiasan berbentuk hati menjadi hal yang biasa dilihat setiap tanggal 14 februari. Namun, tahukah kamu bahwa ada satu versi sejarah yang mengatakan kalau Valentine’s day sebenarnya dirayakan bukan di tanggal 14 februari, melainkan tanggal 3 mei?

Asal usul hari romantis ini memang masih belum pasti. Ada beberapa versi kisah tentang asal usul perayaan kasih sayang ini dan salah satunya mengatakan bahwa Hari Valentine awalnya dirayakan tiap tanggal 3 mei. Buktinya ada di puisi seorang penyair sekaligus penulis buku yang berasal dari Inggris, Geoffrey Chaucer.

Di tahun 1382, Geoffrey Chaucer menulis puisi yang berjudul ‘Parliament of Fowls’ yang ditujukan untuk merayakan pertunangan Raja Richard II. Dalam puisi yang memiliki kira-kira 700 baris ini, Chaucer menyelipkan tentang perayaan Valentine.

For this was on seynt Volantynys day
Whan euery bryd comyth there to chese his make.

(For this was on St. Valentine’s day, when every bird comes there to choose his mate)

Pembaca di era modern mungkin langsung merujuk pada perayaan Valentine yang jatuh di bulan februari, sesuai dengan asal usul Hari Valentine yang penentuan tanggalnya didasari oleh musim kawin para burung. Namun menurut pendapat ahli di Inggris musim kawin burung di Inggris tak jatuh bulan februari, melainkan di awal mei.

Dari sinilah, muncul pendapat yang mengatakan bahwa Valentine’s day yang dimaksudkan oleh Geoffrey Chaucer mengacu pada kisah Santo Valentine dari Genoa yang wafat di tanggal 3 mei tahun 307 SM. Tetapi, mayoritas pembaca lebih akrab dengan asal usul Valentine versi Valentine dari Roma dan Teri yang dijatuhi hukuman mati di tanggal 14 Februari. Hari kematian Valentine dari Roma dan Teri inilah yang kemudian menjadi acuan perayaan Valentine di era modern. (alo)