Sebagaimana telah kita ketahui, bahasa Inggris merupakan bahasa nomor satu yang paling banyak digunakan di dunia. Selain bahasa Inggris, ternyata bahasa Indonesia juga termasuk salah satu bahasa besar dengan jumlah penutur yang cukup banyak di dunia, mengingat jumlah penduduk Indonesia termasuk yang paling banyak, di atas 240 juta jiwa.

Selain itu, bahasa Indonesia juga memiliki suatu keistimewaan. Sebuah penelitian baru yang dilakukan tim peneliti dari University of Vermont, Burlington, Amerika serikat menunjukkan bahasa tanah air masuk peringkat keempat sebagai bahasa paling bahagia di dunia setelah bahasa Spanyol, Portugis, dan Inggris.

Studi yang dipimpin oleh Peter Dodds tersebut dilakukan dengan mengumpulkan 10 ribu kata yang paling umum digunakan dalam setiap bahasa. Sumbernya berasal dari Google Books, Twitter, subtitle film, tayangan televisi, dan lirik lagu. Mereka misalnya menguji analisa mereka ke sejumlah buku sastra klasik dari karya sastrawan terkenal seperti Moby Dick karya Herman Melville, Crime and Punishment (Fyodor Dostoyevsky) The Count of Monte Cristo (Alexander Dumas).

Ribuan kata pada tiap bahasa itu kemudian diberi label positif dan negatif. Misalnya, kata yang masuk positif misalnya ‘cinta’ dan ‘tertawa’, sedangkan yang negatif misalnya ‘berbohong’ dan ‘menangis’.

Para ilmuwan tersebut kemudian mengklasifikasikan 10 ribu kata pada tiap bahasa itu ke dalam tabel kanan-kiri, yang berisi positif dan negatif. “Dari penelitian ini, kita juga mencoba menelusuri jejak mendalam kehidupan sosial manusia dalam bahasa,” demikian hasil studi tersebut, seperti dilansir dari Daily Mail, Senin (16/2/2015).

Dijelaskan bahwa, secara umum, tim peneliti menemukan bahwa secara keseluruhan, lebih banyak kata di tiap bahasa yang memiliki bias positif. “Dan bias positif ini sangat tergantung pada frekuensi penggunaan kata,” demikian hasil penelitian tentang┬ábahasa dunia tersebut.

Berikut adalah daftar 10 negara dengan bahasa paling bahagia menurut penelitian tersebut.

1. Spanyol
2. Portugis
3. Inggris
4. Indonesia
5. Prancis
6. Jerman
7. Arab
8. Rusia
9. Korea
10. Tiongkok

(tom)