Kebanyakan dari kita mungkin berpikir harus berpendidikan tinggi dahulu untuk bisa sukses dan bisa menghasilkan karya tertentu. Tak ada yang salah dengan pikiran tersebut, namun jangan jadikan pendidikan sebagai batasanmu untuk berkarya. Seperti yang dilakukan pemuda di Sudan, walaupun dirinya putus sekolah sejak SMA, dirinya mampu membuat suatu karya yang luar biasa.

Pemuda tersebut bernama George Mel, saat masih kecil dirinya memiliki impian untuk bisa menerbangkan pesawat. Ia terus berusaha sehingga rencananya setelah lulus bangku SMA ingin melanjutkan mengambil studi untuk menjadi pilot.

Tapi semua tak berjalan lancar bagi George, pemuda yang kini berusia 23 tahun tersebut harus rela kehilangan sang Ayah tercinta saat dirinya sedang mempersiapkan ujian SMA. Sejak sang Ayah meninggal, tak ada lagi yang membayar biaya sekolahnya, hingga akhirnya dirinya harus rela kehilangan kesempatan untuk mengambil studi menjadi pilot.

“Waktu masih kecil, aku ingin bisa terbang seperti burung. Aku naik ke atap rumah, memakai kain gorden dan lembaran besi di kedua tangan sebagai sayap. Aku kemudian melompat, kakiku hampir patah,” terang George seperti yang dilansir BBC (Sabtu, 21/2/2015).

Kecintaan George pada dunia penerbangan sangatlah tinggi. Meski tak bisa mengambil pendidikan yang telah lama diimpikannya. Tapi dia berusaha mengerjakan proyek kecil-kecilan untuk membuat pesawatnya sendiri.

Melalui beberapa riset, George mulai rajin membeli beberapa komponen untuk membuat pesawatnya. Ia berkeliling Juba dan membeli mesin untuk bisa menghidupkan pesawat kecilnya itu.

Dirinya begitu tekun mengerjakannya, meski saat tahun 2013, Sudan mengalami perang saudara. Disaat yang lainnya mengungsi, dia malah memilih tetap bertahan di kamar kecilnya dan terus mengerjakan pesawt.

Ketika sudah selesai, George memberanikan diri untuk memperlihatkan pesawat rakitannya itu pada Angkatan Udara Sudan Selatan.

Mendapat tangapan positif, George akhirnya diberikan pekerjaan di bidang IT. Kini, salah satu harapan George adalah membuat pesawat drone yang dapat digunakan untuk menyemprot tanaman pertanian.

Aden dan Enon jangan pernah berhenti meraih impian seperti yang dilakukan George ya!

(dea)