Dua orang anak kembar biasanya sulit untuk dibedakan. Jarang sekali mereka memiliki penampilan yang sangat berbeda. Namun, dua gadis kembar ini bisa dikatakan langka, karena mereka memiliki paras dan warna kulit yang jauh berbeda.

Dilansir dari Daily Mail, Rabu (4/3/2015), Lucy dan Maria Aylmer (18), asal Gloucester, Inggris, adalah kembar yang non identik. Ibu mereka, Donna yang berusia 47 tahun, berdarah Jamaika, sedangkan ayah mereka Vince yang berusia 53 tahun adalah orang Amerika Serikat berkulit putih.

Lucy memiliki rambut berwarna merah yang lurus, dengan kulit pucat dan mata biru, sedangkan Maria, berkulit gelap, mata cokelat, dan rambut ikal.

Selain wajah dan penampilan yang berbeda cukup jauh, pendidikan yang mereka pilih pun berbeda, Jika Maria belajar ilmu hukum di Cheltenham College, sementara Lucy belajar seni dan desain di Gloucester College.

Lucy dan Maria lahir pada bulan Januari 1997. Saat itu, bahkan ibu mereka benar-benar kaget dan heran ketika dia pertama kali melihat si kembar, karena warna kulit dan rambut yang sangat berbeda sehingga tidak terlihat sama sekali bahwa mereka adalah anak kembar.

Kontan saja, setiap orang yang melihat mereka berdua tidak percaya bahwa mereka adalah saudara kembar. Lucy dan Maria justru nampak seperti kedua orang yang berasal dari ras yang berbeda. Hal ini dikarenakan ada ciri khas dari ras orang tua mereka yang bercampur.

Ketiga kakak mereka, George, (23), Chynna, (22), dan Jordan, (21),  semua memiliki kulit yang lebih gelap dari Lucy, namun, lebih terang daripada Maria.

Kembar non-identik yang berasal dari sel telur yang berbeda, juga mewarisi gen yang berbeda. Gadis-gadis berdarah setengah Jamaika ini, membawa gen kulit putih dan hitam. Secara kebetulan, Lucy mewarisi gen kulit putih dan Maria memiliki gen kulit hitam.

Orang dengan gen keturunan Afro-Karibia sering memiliki beberapa DNA Eropa, karena banyaknya kasus perdagangan budak di masa lalu. Hal ini kemudian meningkatkan kemungkinan mereka menyampaikan gen kulit putih, setidaknya bagi satu anak kembar mereka.

Meski kembar tak identik, Lucy dan Maria saling membanggakan satu sama lain. Maria memberitahu semua temannya di kampus jika ia senang memiliki saudara kembar berkulit putih, sedangkan Lucy juga bangga memiliki saudara kembar berkulit hitam. “Maria adalah periang sementara aku adalah orang yang pemalu. Tapi Maria mencintaiku dan memberitahu sahabatnya bahwa dia memiliki saudara kembar putih dan saya sangat bangga memiliki kembar hitam,â? ungkap Lucy. (tom)