Di balik segala kontroversinya, film “American Sniper” arahan sutradara Clint Eastwood ini tetap digemari oleh publik di Amerika Serikat. Film yang bercerita mengenai penembak jitu Amerika Serikat tersebut telah menyalip pendapatan “The Hunger Games: Mockingjay, Part 1” dan dinobatkan sebagai film terlaris sepanjang masa.

Dilansir dari Collider, Selasa (10/3/2015), pada penjualan tiket akhir pekan lalu, “American Sniper” mengumpulkan penjualan domestik sebesar USD 337,2 juta atau sekitar Rp 4,39 triliun sejak dirilis sejak libur Natal tahun 2014. Hasil tersebut berbeda tipis dengan pendapatan yang diterima oleh “The Hunger Games: Mockingjay, Part 1” yakni USD 336,9 juta.

Bahkan, menurut The Hollywood Reporter, film “American Sniper” ini merupakan film bertema perang tersukses sepanjang masa. Mengalahkan film besutan Steven Spielberg bertema Perang Dunia II, “Saving Private Ryan.” “Saving Private Ryan” dirilis pada tahun 1998, dan memperoleh USD 216,7 juta di Amerika Utara dan USD 481 juta di seluruh dunia.

Film “American Sniper” yang dibintangi oleh Bradley Cooper ini diketahui memiliki pendapatan tambahan sebesar USD 48 juta atau Rp 620 miliar dari pasar internasional. Warner Bros dan Village Roadshow pun mengaku cukup puas dengan hasil yang telah dicapai.

Respon penonton “American Sniper” di luar Negeri Paman Sam sangat mengesankan, mengingat cerita yang diangkat sangat pro-Amerika.

Film ini dipercaya bisa menuai sukses karena menjual nama beken sang sutradara Clint Eastwood. Nama Eastwood bak jaminan film bermutu yang dikenal di seluruh dunia dan dicintai di beberapa negara Eropa.

“Sejak memecahkan rekor pembukaan box office pada Natal lalu, ‘American Sniper’ telah menjadi fenomena box office. Film ini mendapat skor A+ dalam setiap kategori film, juga mendapat ulasan baik dari penonton,” jelas kepala distribusi domestik Warner Bros, Dan Fellman.

Diadaptasi dari biografi berjudul sama tentang sniper Amerika Serikat yakni Chris Kyle, film itu mendapatkan beberapa nominasi Oscar. Namun, sayangnya film itu tidak mendapatkan gelar Film Terbaik, dan gelar tersebut malah jatuh ke film “Birdman”. (tom)