Setelah sukses menggelar konser di lima negara dan dua benua, grup band NOAH kembali melanjutkan konser di mancanegara. Dan kali ini mereka akan menjalani tur di Amerika Serikat yang bertajuk “US Tour 2015”.

Ariel, Uki, Lukman dan David dijadwalkan tampil di sejumlah kota di Amerika Serikat seperti Los Angeles (27 Maret), San Fransisco (29 Maret), Washington DC (5 April), dan New York (6 April).

“Kenapa kita (manggung) keluar negeri, karena dua tahun lalu nggak bisa. Sekarang sudah cukup buat promosi di Indonesia, hampir seluruh Indonesia sudah kita datangi,” ucap Ariel saat ditemui di Hard Rock Cafe, Pacific Place, Jakarta Pusat, dikutip dari Liputan6com, Selasa (17/3/2015).

Ariel mengatakan kalau rangkaian konser di Amerika Serikat dilakukan untuk mempromosikan album terbaru mereka yang bertajuk “Second Chance”. “Untuk album berikutnya kita bakal banyak (promo) di luar, kayak di Malaysia kan banyak fanbase-nya, kenapa US duluan, karena US yang kebetulan diproses duluan,” papar Ariel.

Tentunya NOAH juga memerlukan persiapan sebelum berangkat ke sana.Salah satu persiapannya adalah pemilihan lagu berbahasa Inggris. “Kita siapin beberapa konsep, kalau main diundang kemana, pakai lagu bahasa Inggris, empat sampai lima lagu. Kalau yang sesuai jadwal konsepnya, manggunya bisa 1,5 sampai 2 jam. Jumlah lagu tergantung, bisa 15 sampai 17 lagu,” jelas Ariel.

Tak cuma sekedar manggung dan memperkenalkan album terbaru, Ariel, Uki, Lukman dan David juga memiliki misi khusus saat tampil di negeri Paman Sam.

“Misalnya manggung di stage besar, skala besar penyanyi internasional memang belum, karena kita ada di tahap awal. Tapi itu salah satu rencana juga,” ucap Ariel.

NOAH juga mengincar kesempatan untuk bisa menjajal rekaman di Amerika Serikat yang terkenal dengan kecanggihan teknologinya. “Misi sampingannya itu juga rekaman. Waktu dikenalkan sama Steve Lillywhite, kita punya PR kenapa hasil lagu kita nggak pernah sebagus band luar, makanya mau langsung dipraktekin sama engineernya,” terang Ariel.

Ada pula rencana NOAH membagi pengalaman mereka tampil di Amerika Serikat dengan melakukan proses pengambilan gambar yang digunakan untuk dokumentasi NOAH.

“Kita akan berbagi pengalaman lewat liputan khusus NOAH di sana. Ada jalan-jalan dan hal-hal teknis yang berguna buat orang yang suka musik pastinya,” jabar Ariel.

Kemudian yang tak kalah pentingnya, NOAH juga akan menggelar audisi untuk mencari pengganti Reza, sang drummer yang keluar dari NOAH beberapa waktu lalu. “Kita masih audisi (adittional drummer). Memang butuh waktu biar bisa ngunci (lagu) banget,” ucap Uki, gitaris NOAH.

“Kita tetap butuh waktu lama, untuk personil kita enggak hanya permainannya saja, tapi idenya juga. Ya kayak orang pacaran saja, harus sama-sama nyambung,” lanjut Uki. (tom)