Film-film bertemakan perang sudah banyak diproduksi, mulai yang menggambarkan perang klasik, Perang Dunia II atau perang saudara yang terjadi setelahnya. Meski demikian, film-film bertemakan perang sering dianggap kurang realistis atau hanya memanfaatkan momentum peperangan yang ada. Tetapi hal itu tak berlaku untuk semua film perang, beberapa diantaranya bisa terlihat nyata atau realistis. Dilansir dari Muvilacom, Rabu (18/3/2015), berikut adalah 5 film perang paling nyata.

1. Full Metal Jacket

Full Metal Jacket (Muvila)
Full Metal Jacket (Muvila)

“Full Metal Jacket” adalah sebuah film tentang perang Vietnam yang dirilis tahun 1987. Dehumanisasi yang digambarkan oleh film ini terjadi di dalam barak pelatihan militer, dan hal tersebut dianggap sebagai efek nyata dari peperangan. Film ini menggambarkan bahwa peperangan tak hanya menghasilkan luka-luka fisik, tetapi juga luka psikis yang lebih menyeramkan.

2. Das Boot

Das Boot (Muvila)
Das Boot (Muvila)

Dalam film “Das Boot” digambarkan secara nyata mengenai ketidakberdayaan dalam perang. Film ini sukses menggambarkan ketidakberdayaan manusia akibat peperangan, dari yang sebelumnya berada dalam posisi superior berubah menjadi inferior dan tertekan, bahkan tak sedikit yang berujung kematian.

3. Black Hawk Down

Black Hawk Down (Muvila)
Black Hawk Down (Muvila)

Meskipun film ini mendapat kritikan keras tentang gambaran rakyat Somalia di dalamnya, tetapi film ini sukses menggambarkan tentara secara nyata, tak terkesan sebagai aktor yang dipaksakan menjadi tentara. Emosi, kedisiplinan, hingga rasa takut yang keluar dari para personil militer di film tersebut bisa muncul dan tercampur secara apik.

4. Glory

Glory (Muvila)
Glory (Muvila)

Sedikit dari film-film militer modern yang akan mengekspos sisi-sisi ketakutan dari karakter mereka. Tetapi sisi ketakutan adalah hal paling realistis yang terjadi saat peperangan terjadi, dan film bertemakan perang yang realistis akan mengangkat hal itu. Salah satu film yang mengangkat sisi ketakutan para tentara menghadapi perang adalah film “Glory”. Para tentara perang tak akan pernah tahu secara menyeluruh apa yang mereka hadapi di medan perang, selain itu pidato dari sang komandan juga bukan berarti pidato penyemangat yang membuat mereka mengesampingkan rasa takut mereka. Rasa takut itu tetap ada dan mengikuti sampai peperangan usai, atau sampai nyawa terenggut.

5. Band of Brothers

Band of Brothers (Muvila)
Band of Brothers (Muvila)

Jika kita menonton ke-10 episode mini seri ini secara maraton, yang menghasilkan hampir 12 jam durasi, mini seri ini akan menjadi film perang paling nyata dan paling panjang yang pernah dibuat. Semua tema peperangan masuk di mini seri ini secara nyata. Kehilangan teman, pengorbanan, ketakutan, keberanian, hingga motivasi untuk berperang ada di mini seri ini.  Para pembuat mini seri ini sukses mengemasnya tanpa hal-hal berlebihan yang sebenarnya tidak perlu. (tom)