Winnie Harlow, seorang wanita asal Kanada berusia 19 tahun yang mengindap vitiligo. Vitiligo adalah hilangnya pigmen atau warna kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak putih pada area yang tidak simetris. Kabarnya, kelainan kulit ini menimpa lebih kurang satu persen dari total penduduk dunia.

Pada akun Instagram-nya, @Winnieharlow, dirinya menuliskan satu paragraf yang mengharukan. â??Saat usiaku empat tahun, bercak putih vitiligo sudah mulai tampak secara tidak merata. Bisa dibilang itulah kali terakhir aku melihat 95 persen kulit tubuhku tampak satu warna. Meskipun aku tumbuh tidak sempurna, aku memiliki masa kanak-kanak yang indah karena aku tidak pernah merasa diriku berbeda dari anak kecil lainnya. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk anak-anak adalah membuat mereka merasa cantik seutuhnya,â? tulisnya.

Namun sayang, ketika memasuki masa remaja kenangan indah dimasa kecil Winnie seakan hilang. Karena saat ini, ia sering dipukuli dan dijuluki “zebra” oleh teman – temannya. Tetapi Winnie tetap tegar dan semangat, ia tidak justru kehilangan rasa percaya diri.

Semenjak ia terpilih sebagai salah satu finalis dari ajang pemilihan model tersohor, Americaâ??s Next Top Model publik langsung maenaruh perhatian padanya. Winnie acap kali mengundang decak kagum para juri lewat hasil foto yang selalu tampak hidup dan berkualitas editorial. Selain itu juga ia berani beradu talenta dengan para finalis lainnya yang memiliki kulit tubuh normal.

Seiring berjalannya waktu, ia berhasil membuktikan pada dunia bahwa keadaannya tidak bisa menghentikannya untuk meraih cita-cita. Winnie juga telah membuktikan bahwa tidak hanya wanita-wanita berkulit mulus dan sempurna yang bisa sukses dalam dunia fashion.

Terbukti saat ia meraih penghargaan sebagai Beauty Idol 2015, ia merasa sangat tersanjung dan bahagia. Winnie telah mengajarkan kepada masyarakat dunia bahwa jangan hanya menilai seseorang dari penampilan fisiknya saja, tetapi harus dilihat pula kepribadian mereka dan merespon dengan baik. (anb)