pasangan kekasih

Apakah saat ini kamu sedang berpacaran dengan anak sulung? Jika iya, bagaimana sih rasanya? Tahukah kamu, memiliki kekasih seorang anak pertama alias sulung ternyata punya keuntungan tersendiri bagi kita lho.

Sebab, kamu akan belajar banyak hal dari dia. Bahkan, ia akan bisa menjaga ataupun memperhatikan kamu secara detail. Tak cuma itu saja, masih ada beberapa keuntungan lainnya.

Berikut 5 keuntungan pacaran dengan anak sulung yang dihimpun JadiBerita, Sabtu (28/03/2015).

1. Mandiri

Apabila kamu berpacaran dengan anak sulung, sudah dipastikan ia akan menjadi pribadi yang mandiri. Sebab, anak sulung mampu melakukan semua tugasnya sendiri dibanding anak bungsu. Dalam soal asmara, anak sulung tak akan bergantung pada kekasihnya terus menerus. Ia bisa tahu, kapan waktu yang tepat untuk mengandalkan pacarnya, dan kapan ia bisa mengurus semua urusannya sendiri.

2. Selalu Membantu

Keuntungan kedua jika memiliki pacar anak sulung adalah ia akan selalu membantu kamu. Misalnya, jika kamu punya kesulitan dalam melakukan tugas, sebisa mungkin ia akan membantu kamu sampai kamu menyelesaikan tugas itu. Bukan hanya membantu kekasih, si dia pun akan ringan tangan untuk membantu semua orang termasuk orangtua maupun adik-adiknya.

3. Bertanggung Jawab Tinggi

Biasanya, anak sulung lebih bertanggung jawab dibandingkan anak tengah ataupun bungsu. Sikap tanggung jawab ini pun sudah sering dilimpahkan oleh orangtua. Tidak heran jika si sulung menjadi orang yang bertanggung jawab. Jadi, kamu jangan takut dia akan mempermainkan cintamu atau membuat kamu kecewa.

4. Biasa Mengalah

Sebagai anak sulung, tentu saja ia akan lebih banyak mengalah pada adik-adiknya. Dalam keluarga, anak sulung kerap mengalah dalam hal berbagi makanan, atau berbagi mainan. Hal itu pulalah yang ia terapkan ketika menjalani hubungan percintaan, Si sulung akan mengalah pada sang kekasih jika sedang mengalami sebuah permasalahan.

5. Pintar mengatur banyak hal

Berstatus sebagai anak sulung menjadikan ia sering diberi tugas oleh orang tuanya untuk mengatur pekerjaan rumah, termasuk mengurus adik-adiknya. Jadi, tak heran jika ia sudah lihai mengatur semua kegiatan harian mulai dari pekerjaan, ibadah, keluarga, dan kekasih. Jika nantinya kamu menikah dengan anak sulung, si doi akan lebih terbiasa mengatur hidupnya sendiri.

(nha)