“Kamu mainin perasaan aku”. Ada nggak yang pernah bilang seperti itu ke kamu? Bagaimana rasanya? Niat dihati tidak ada maksud untuk mempermainkan perasaan siapapun, tetapi mengapa keadaannya seperti itu, ya? Itu tandanya kamu telah melakukan ‘kelebihan-kelebihan’ yang seharusnya tidak dilebih-lebihkan. Pastinya kamu nggak mau dong dicap sebagai PHP alias pemberi harapan palsu, nah ikuti tips dari JadiBerita berikut ini:

1. Jangan curi-curi pandang

Sadar atau tidak,mereka yang biasanya dicap sebagai PHP sering melakukan curi-curi pandang kepada semua lawan jenisnya. Karena para PHP akan memancarkan pesona mereka melalui mata. Kalau kamu bukan PHP, hindari hal ini, apalagi jika kamu tahu dia menyukaimu tapi kamu tidak demikian. Pertemuan mata yang tidak sengaja saja bisa disalah artikan, apalagi kalau kamu sering curi-curi pandang.

2. Jangan merespon berlebihan

kalau kamu tidak memiliki perasaan yang sama kepada seseorang yang menyukaimu, maka sebaiknya kamu jangan merespon segala bentuk komunikasi yang dia kirimkan untuk kamu. Responlah sewajarnya, jika dirasa dia sudah â??memancingâ?? untuk memperpanjang topik pembicaraan lebih baik hentikan jika kamu memang tidak menginginkannya.

3. Jangan langsung terima

Katanya kamu nggak suka, kok langsung terima? Kalau kamu nggak suka, jangan langsung terima apapun bentuknya yang ia tawarkan. Baik itu tawaran untuk diantar pulang, tawaran untuk nonton, makan dan jalan-jalan, atau apapun. Sekali kamu menerima tawarannya, dia akan melakukannya lagi dan lagi.

4. Jangan biarkan dia berbuat baik

Bagaimana bisa kalau kamu tidak memiliki rasa yang sama kamu tega membiarkan dia berbuat bagi sama kamu tanpa kamu bisa membalas apa-apa kepadanya? Poin keempat ini berkaitan dengan poin ketiga, tawaran yang dia selipkan dan jika kamu terima, itu merupakan kesempatan dia untuk menunjukkan itikad baiknya kepada kamu. Kalau sudah sekali kamu membiarkan dia berbuat baik sama kamu, dia merasa itu adalah sinyal bahwa kamu juga menginginkan dia.

5. Jangan turuti yang dia inginkan

Nah, poin terakhir ini kalau kamu sudah terlanjur sempat menerima kebaikan yang dia berikan, ya. Karena dia sudah merasa kamu memberikan sinyal untuk dia, maka biasanya dia akan sedikit banyak menuntut kamu. Kalau kamu tidak menyukainya maka salah satu cara agar dia menyadari hal tersebut adalah jangan turuti apa yang diinginkannya, tolak semua kemauannya dan instruksinya yang mencerminkan pemberontakan kamu.

Semoga hal-hal diatas dapat membantu kamu untuk menghindari kamu dari anggapan bahwa kamu adalah seorang pemberi harapan palsu, ya.

(anb)