Beberapa waktu lalu, Aura Kasih sempat bercerita mengenai masa kecilnya, yakni ketika duduk di bangku SD. Menurut penuturan Aura, dirinya merupakan sosok yang sangat tomboi dan gemar bertengkar dengan siapapun kala itu.

“Uh, sering banget berantem, bikin orang masuk rumah sakit gara-gara dia ngangkat rok cewek. Aku kan tomboy banget, aku dorong, terus aku pukul pakai tas dia jatuh dan akhirnya masuk rumah sakit,” aku Aura seperti dilansir dari Kapanlagicom, Rabu (1/4/2015).

Uniknya, ketika sudah masuk ke pendidikan SMA, Aura mengaku berubah total. Meninggalkan masa-masa tomboi-nya, ia menjelma jadi gadis baik-baik dan mengenakan kerudung.

“Kebetulan SMA aku yang sangat-sangat disiplin dan baik-baik semua. Waktu itu aku pakai kerudung nggak ada geng-gengan, sekolah yang bener. (Paling sering bahas) Cowo dan biasanya cowonya dari sekolah lain atau kakak kelas atau nggak ngomongin temen,” curhatnya.

Jika harus memilih, Aura ternyata lebih menyenangi masa-masa SD dan SMP dulu ketimbang SMA. Alasannya karena kehidupannya waktu itu di pesantren sudah mulai disiplin dan ketat.

“Ada guru-guru yang paling deket sama aku itu guru olahraga. Karena kita nggak dikasih tugas, nggak perlu benci sama mereka karena bikin PR susah, olahraga itu kan sesuatu yang menyenangkan jadi kayak, ‘Ini guru santai banget sih’,” sambungnya.

Meski sudah bertahun-tahun berlalu, namun ternyata Aura masih menjaga silaturahmi dengan teman-temannya dulu. “Kalau datang ke sekolah udah jarang banget, malah hampir nggak pernah. Tapi kalau ketemu sama temen-temen yang dari SD, SMP, SMA udah beberapa kali,” kata Aura.

Termasuk ke dalam generasi 90-an, jelas Aura Kasih cukup familiar dengan hal yang populer tahun 90an, termasuk soal jajanan. “(Makanan khas SD) Lidi-lidian, makaroni goreng, jajan-jajanan gitu. Telor terus dicampur bahan-bahan apa gitu, terus dibikin cetakan-cetakan gambar-gambar lucu,” kenang Aura. (tom)