Apa yang akan kamu rasakan saat dokter memvonismu lupuh dan tidak bisa lagi melakukan aktivitasmu semudah dahulu? Tidak terbayangkan, bukan?

Gemaa saat di rumah sakit (berbagai sumber)

Begitu pula yang dialami Gemma Flanagan, seorang wanita cantik berusia 31 tahun yang menderita kelumpuhan pada kakinya. Menurut berita yang dilansir dari dailymail.co.uk, kelumpuhan yang diderita Gemma terjadi karena Guillain Barre Syndrome.

Penyakit ini merupakan peradangan akut yang menyebabkan kerusakan sel saraf sehingga bisa menyebabkan kelumpuhan di bagian tubuh tertentu. Dan bagian tubh Gemma yang serang penyakit ini adalah bagian kaki.

Gemma saat masih menjadi pramugari (vemale.com)

Sebelumnya,Gemma adalah salah satu pramugrari yang cantik disalah satu maskapai penerbangan terbaik di negaranya. Namu, karena menderita kelumpuhan, Gemma tak bisa lagi mengudara seperti sebelumnya.

Saat divonis dokter mengenai Guillain Barre Syndrome ini pada Oktober 2011, dokter menyarankan Gemma untuk menggunakan kursi roda. Betapa terpukul dan kecewanya hati Gemma saat itu.

Gemma kehilangan rasa percaya dirinya dan merupakan tamparan mendengar saran dokter tersbut. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa wanita yang duduk di kursi roda tidak lagi cantik dan kurang menarik. Ia juga kecewa karena orang-orang menganggapnya tak lagi menarik.

Gemma saat di Walton Neuro Rehabilitation Unit, Marseyside (vemale.com)

Gemma selalu merasakan sakit dan nyeri pada kakinya setiap ia berjalan atau bahkan hanya untuk menggerakan kakinya saja. Tak ingin terlihat tidak cantik dan tidak menarik, selama 7 bulan terakhir Gemma menghabiskan waktunya di tempat spesialis Walton Neuro Rehabilitation Unit, Marseyside.

Di tempat ini, Gemma memulihkan kondisi psikisnya yang pernah terguncang, belajar berbicara kembali dan bahkan belajar untuk melawan kelumpuhannya. Karena perawatan di tempat inilah, Gemma bisa lebih menerima keadaan yang menimpanya dan bisa merasa lebih bahagia dari sebelumnya.

Gemma kini menjadi model (vemale.com)

Saat ini Gemma tengah memperjuangkan debutnya sebagai model. Bersama kursi roda miliknya, ia tampil mempesona dan cantik sebagai model. Meskipun terkadang diselimuti perasaan kecewa dan sedih, wanita 31 tahun ini selalu berusaha untuk tetap berpikir positif serta menjadi yang terbaik apapun dan bagaimanapun kondisinya.

Cerita Gemma ini mengajarkan pada kita mengenai perjuangan hidup untuk mencari kebahagiaan lain saat bahagia sebelumnya telah pergi. Tidaklah ada cobaan yang menimpa, kalau kita tidak bisa menghadapinya. Dengan ketidaksempurnaan, kita juga pasti akan mendapatkan kebahagiaan, apapun bentuknya.

(anb)