Risty Tagor baru saja melangsungkan pernikahannya dengan Stuart Collin beberapa waktu yang lalu. Setelah gagal membina rumah tangga dengan Rifky Balweel, Risty Tagor berharap jika pernikahannya dengan Stuart Collin merupakan pernikahan yang terakhir kalinya dan menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warahmah (Samawa).

“Penginnya ini jadi yang terakhir, Samawa dan kita bisa jadi partner seumur hidup dunia akhirat,” kata Risty saat temui di kawasan Bogor, Jawa Barat, seperti dilansir dari Okezonecom, Selasa (21/4/2015).

Sementara itu, Stuart berharap jika pernikahannya tetap berada di jalur agama. sehingga mereka bisa tetap menjaga kerukunan rumah tangganya. “Aku sama Risty berharap kita tetap berada di jalur Islam, jadi keluarga Samawa dan yang terbaiklah semuanya,” kata Stuart.

Pernikahan mereka yang bertepatan dengan mendekati suasana Ramadan menjadi awal yang baik menurut mereka untuk membina rumah tangga yang bernuansa Islami.

“Justru itu kenapa dicepetin, karena dari keluarga aku penginnya sebelum Ramadan jadi ada yang ngurusin,” ungkap Stuart.

Kabar lainnya terkait Risty dan Stuart adalah mengenai rumah. Baru saja menikah, pasangan pengantin baru Risty Tagor dan Stuart Collin terlibat sedikit percekcokan. Masalah itu muncul saat membahas masalah rumah untuk mereka tinggali.

Setelah menikah, Risty berharap jika mereka bisa tinggal di kediamannya kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Pasalnya, ia tidak ingin bisnis butiknya menjadi terbengkalai. “Sebenarnya ini permintaan aku sih. Aku yang baru banget buka butik, sayang saja kalau sudah pindah lagi,” tutur Risty.

Berbeda dengan Risty, Stuart justru menginginkan Risty dan anaknya tinggal bersama mereka di Bogor. Meskipun ia tetap menyetujui untuk tinggal di tempat Risty kawasan Bintaro. “Kalau aku sih ingin banget tinggal di Bogor,” timpal Stuart.

Meskipun memiliki perbedaan tentang lokasi tempat tinggal, namun mereka tak mempermasalahkannya. Bagi mereka, terpenting adalah menjaga rumah tangga selalu baik-baik saja.

“Karena kita masih muda juga, terpenting Islami yah. Agamanya dikuatkan lagi, tetap menjaga diri kita,” pungkas Stuart. (tom)