Tidak sedikit pasangan yang sudah menjalani hubungan bertahun-tahun lamanya, tetapi ternyata mereka merasa kurang atau bahkan tidak bahagia. Mereka kerapkali bertengkar dan sebagainya. Dikutip dari hipwee.com, mungkin inilah penyebab kamu dan pacar tidak bahagia:

1. Overprotective dan Cemburu berlebihan

Baik kamu ataupun pasangan dilarang memiliki sifat ini, ya. Cemburu memang boleh, bahkan sebagian besar orang menyebutnya tanda cinta. Protective juga dibenarkan, karena tandanya kamu ingin menjaga pasanganmu dan memastikannya baik-baik saja. Tetapi tidak ada yang baik apabila itu semua dilakukan secara berlebihan. Kamu yang memiliki sifat ini akan stress sendiri karena selalu curiga dengan pasanganmu. Begitupun pasanganmu, akan stress jika dicurigai terus.

2. Berpura-pura mengalah

Saat kamu dan pasangan mengalami masalah, adakalanya harus ada yang mengalah. Namun, saat kamu atau pasangan terus-menerus mengalah yang sekiranya bukan kesalah yang diperbuat itu justru berakibat buruk. Karena berarti masalah tak terselesaikan, dan akan menjadi boomerang tersendiri bagi hubungan kalian.

3. Miss-Kominikasi

Aduh, kalau kalian sudah lama pacaran untuk apa sih masih main kode-kodean? Seperti agen rahasia saja, deh. Kalau kamu ada sesuatu yang ingin diungkapkan lebih baik katakan saja dengan terus terang. Kalian manusia, pasti ada masanya khilaf dan tidak menyadari apa yang diingnkan orang lain. Ya, kecuali di antara kamu dan pasanganmu memiliki indera keenam untuk membaca pikiran.

4. Terlalu memikirkan pasangan

Cinta. Ya, pasangan mana yang tidak saling mencintai. Cinta akan membuat kita tidak berhenti memikirkan pasangan kita, tetapi bukan berarti kita harus mengabaikan diri kita sendiri karena sibuk memikirkannya. Kamu sudah dewasa, aturlah pola pikirmu dan pilihlah untuk yang lebih bermanfaat. Jangan sampai dia menjadi racun yang justru akan merusakmu.

5. Menganggap diri sendiri benar

Menganggap diri sendiri benar dan menyalahkan orang lain adalah sikap yang sangat menjengkelkan bagi semua orang. Apalagi kalau di antara kalian ada yang seringkali mengungkit kesalahan yang telah lalu. Biarlah kesalahan masa lalu itu menjadi pelajaran, bukan untuk diungkit dan dibahas lagi, ya.

(anb)