Pejuang emansipasi wanita, Raden Adjeng Kartini memang patut dibanggakan dan selalu dikenang. Berbagai belahan bumi Indonesia mengagungkan dan mengagumi keberaniannya dalam memperjuangkan hak wanita. Tidak hanya di luar negeri, ternyata nama Kartini juga dijadikan nama jalan di luar negeri. Ini dia tempat dan jalan yang menggunakan nama Kartini di dalam dan luar negeri versi JadiBerita:

1. R.A KARTINISTRAAT, Amsterdam

R.A. Kartinistraat, Amsterdam (tumblr.com)

Jalan ini terletak di kawasan Amsterdam Zuidoost atau yang dikenal dengan sebutan Bijlmer. Kalau kamu ada rejeki dan bisa jalan-jalan kesana, kamu akan melihat papan nama jalan bertuliskan R.A. Kartini Straat.

2. Raden Adjeng Kartini straat, Harleem

Raden Adjeng Kartini Straat, Harleem (berbagai sumber)

Selain di kawasan Amsterdam Zuidoost, Belanda juga masih memuji kegigihan pejuang wanita Indonesia ini. Yakni, di kawasan Harleem juga terdapat jalan RA Kartini. Kemudian, terdapat satu lagi nama jalan Kartini di negara ini, yakni di daerah Utrech.

 3. Rumah Sakit Umum Kartini

RSU Kartini (berbagai sumber)

Rumah Sakit umum RA. Kartini Jepara yang dulu bernama Rumah Sakit Umum Kabupaten Jepara semula adalah sekolah untuk anak-anak Belanda dan juga sekolah untuk anak-anak ningrat dan priyayi. RA. Kartini, RA. Rukmini dan RA. Kardinah serta putra-putri Jepara lainnya juga bersekolah ditempat tersebut. Sebagian besar guru di sekolah tersebut adalah orang-orang Belanda, dan menggunakan bahasa Belanda dalam proses belajar.

4. Kartini Schools

Kartini School (historia.id)

Kartini School merupakan sekolah khusus untuk perempuan yang didirikan oleh Yayasan van Deventer di beberapa tempat (Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya) untuk mendidik para siswa perempuan berdasarkan keinginan dari R.A. Kartini. Kartini School awalnya berdiri tahun 1912 di Semarang.

5. Raden Ajeng Kartini, Building II, Universitas Negeri Jakarta

Gedung RA Kartini, UNJ (berbagai sumber)

Gedung yang berada di area kampus Universitas Negeri Jakarta ini diresmikan pada tanggal 16 April 2014 bersamaan dengan Gedung Dewi Sartika yang tepat berada di depannya. Penyelenggaraan ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yaitu Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA. serta jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Negeri Jakarta.

(anb)