Usia muda bukanlah alasan untuk menunda kesuksesan, dan belajar bagaimana cara meraih sukses, salah satunya mengurus keuangan. Kamu harus belajar bagaimana cara mengatur keuangan, karena skill tersebut akan sangat berguna dan membiasakan dirimu dalam melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Lalu, apakah kamu termasuk anak muda yang pandai mengatur keuangan? Dikutip dari hipwee.com, inilah ciri anak muda yang pandai mengelola keuangannya:

1. Menyadari pentingnya memiliki dana cadangan

Ciri orang yang pandai mengatur keuangan adalah ia menyadari bahwa pentingnya memiliki dana cadangan. Ia akan rajin menabung dan menyisihkan uangnya sekecil apapun pendapatannya. Selain itu, menabung bukan hanya sekedar menabung tetapi juga memiliki pos-pos tabungan tertentu dan alokasi dana yang sesuai.

2. Mempertimbangkan pengeluaran dengan matang

Selain pandai menyisihkan sebagian pendapatanmu, kamu juga harus bisa mempertimbangkan dengan baik dan matang berbagai pengeluaranmu. Kamu akan memperhitungkan keuntungan lain yang akan kamu dapat selain harga yang murah dari suatu barang atau jasa yang akan kamu dapatkan.

3. Pandai mengartikan â??bersenang-senangâ??

Kamu tidak akan sembarangan mengartikan â??kesenanganâ?? atau â??bersenang-senangâ?? seperti anak muda pada umumnya. Kamu memiliki makna tersendiri dari kata â??bersenang-senangâ?? yang tidak menghabiskan banyak uang. Kesenangan buatmu mungkin adalah menjalani usaha sampingan atau melakukan kegiatan lain yang bermanfaat yang justru akan mendatangkan penghasilan.

4. Rajin mencatat keuangan

Meskipun terlihat sedikit berlebihan dan agak kolot, tetapi hal ini menjadi ciri utama bagi mereka yang perduli terhadap pengelolaan keuangan. Dengan pencatatan yang baik, kamu bisa memantau dari mana dan kemana uangmu digunakan.

5. Anti menghambur-hamburkan uang

Berkaitan dengan poin ke-3, kamu yang memiliki jiwa pengelola keuangan yang baik akan mengharamkan dirimu menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Kalau akan mengeluarkan uang, sekiranya kamu akan mempertimbangkannya dengan matang. Mungkin terkesan pelit, tetapi tidak separah itu, hanya saja lebih berhati-hati untuk menentukan prioritas kebutuhannya.

(anb)