Stasiun televisi swasta Indonesia sepertinya kehabisan anggaran untuk membeli hak siar film. Pasalnya, film yang diputar itu-itu saja. Kemungkinan film yang sering diputar itu merupakan permintaan pemirsa. Namun biasanya orang yang sering menontonnya akan merasa bosan. Dilansir dari Kaskus, Rabu (29/4/2015), berikut adalah 5 film yang paling sering diputar di televisi Indonesia.

1. Kungfu Hustle

Kungfu Hustle (ETV)
Kungfu Hustle (ETV)

Jika ditanya sudah berapa kali film “Kungfu Hustle” yang diperankan oleh Stephen Chow, maka mungkin tidak ada yang bisa menjawabnya karena sudah terlalu sering. Dalam berbagai kesempatan, khususnya perayaan Imlek, biasanya film ini akan tayang di TV indonesia.

2. Home Alone

Home Alone (Screenrant)
Home Alone (Screenrant)

Jika “Kungfu Hustle” sering diputar saat Imlek, maka “Home Alone” sering diputar saat Natal. Biasanya sekuelnya, yaitu “Home Alone 2” dan “Home Alone 3” juga ikut diputar di hari-hari berikutnya.

3. Titanic

Titanic (Animex)
Titanic (Animex)

Film “Titanic” juga termasuk ke dalam film yang sangat sering diputar di televisi Indonesia. Karena memiliki durasi yang cukup panjang, yaitu sekitar 3 jam, terkadang film ini dibagi menjadi dua bagian, dimana bagian keduanya diputar keesokan harinya. Terkadang juga film ini banyak dipotong untuk menyesuaikan durasi.

4. King Kong

King Kong (The Wallpapers)
King Kong (The Wallpapers)

Sama seperti “Titanic”, film “King Kong” ini juga memiliki durasi yang cukup panjang, sehingga harus dipecah jadi dua bagian. Biasanya film ini diputar sebagai salah satu film yang termasuk ke dalam Monsters Week.

5. Anacondas

Anacondas (Virtual History)
Anacondas (Virtual History)

Masih berhubungan dengan King Kong, film Anacondas ini juga merupakan salah satu yang sering diputar dalam Monsters Week. Kemungkinan film ini sering diputar lantaran mengambil setting di Borneo, Indonesia, meskipun kelihatannya syutingnya sendiri bukan di Indonesia. Yang menarik dari film ini adalah penggunaan bahasa Indonesia, yang salah satunya disebutkan “Laba-laba batu” oleh tokoh protagonisnya. (tom)