Bagi mereka yang mengikuti kisah Captain America, terlebih setelah diangkat ke layar lebar dengan Chris Evans sebagai pemerannya, kemungkinan besar punya satu pertanyaan yang sama. Masih perjakakah sang Captain di setting masa kini ketika dia bertemu dengan para Avengers?

Pasalnya, dikisahkan Captain America “tidur” dan dibekukan sejak Perang Dunia II era 1940-an saat berperang melawan Nazi di Eropa. Pada saat itu, dia dikisahkan adalah pria remaja menjelang dewasa.

Sesuai tata kehidupan sosial masa itu hampir tak mungkin dia menjalin hubungan mesra dengan wanita seperti saat ini. Lalu ketika “dibangkitkan” pada era 2000-an, Captain America masih memegang tata sopan santun layaknya masa dahulu.

Tak heran di “Avengers: Age of Ultron”, dia terlihat beberapa kali memarahi rekannya yang bicara kasar dan tak sopan, terutama Iron Man.

Pertanyaan yang sama tentang masih perjakakah Captain America juga mengganggu pemerannya, Chris Evans. Meski bagaimanapun ini adalah cerita rekaan, Evans mengatakan tak terlalu yakin Captain America pernah diceritakan berhubungan serius dengan wanita.

â??Lucu juga berpikir tentang hal ituâ??tapi ya, tampaknya dia memang masih perjaka,â? kata Evans seperti dikutip dari Entertainment Weekly, Jumat (1/5/2015). â??Jikapun dia pernah akrab dengan wanita, saya tak tahu kapan itu terjadi. Dia diceritakan sedang dalam perjalanan dinas selama Perang Dunia II,â? katanya melanjutkan. â??Mungkin benar, salah satu penari pengiringnya sempat akrab dengannya.â?

â??Tapi Captain America adalah pria yang terlalu baik. Dia mungkin lebih setia pada Peggy Carter dan dia tergolong bergaya kuno dalam hal hubungan pria dan wanita,â? kata Evans yang akan segera memulai produksi Captain America III.

â??Ada banyak hal yang saya pikirkan dan itu adalah konflik yang sangat besar. Konflik personal. Captain America sangat manusiawi, hal itulah yang membuat saya menyukainya.â?

Setelah ini, masih sebagai Captain America, Chris Evans sudah siap syuting “Avengers: Infinity War Part I” dan “Avengers: Infinity War Part II”. (tom)