Setiap kali makan di tempat makan, entah itu warung, warteg, rumah makan, restoran, kafe, atau tempat makan lainnya dimanapun selama masih di Indonesia sepertinya kita makan tanpa ada perasaan aneh. Namun bagi orang-orang luar negeri terkadang merasa ada yang aneh pada tempat makan di Indonesia. Apa saja hal yang menurut mereka unik di tempat makan Indonesia? Berikut kelima hal unik yang cuma ada di tempat makan Indonesia, dikutip dari Kaskus, Senin (4/5/2015).

1. Tisu toilet

Tisu toilet (Kaskus)
Tisu toilet (Kaskus)

Keberadaan tisu toilet ini memang biasa bagi orang Indonesia, namun tidak biasa bagi orang luar negeri. Tisu ini sering kali yang membuat orang luar negeri mual-mual tiap kali makan di warung pinggiran di Indonesia, karena orang luar negeri menggunakan tisu toilet setelah buang air besar, bukan air seperti orang Indonesia.

2. Air Kobokan

Air kobokan (Kaskus)
Air kobokan (Kaskus)

Fungsi aslinya sebagai tempat cuci tangan sebelum dan sesudah makan, namun orang luar negeri sering salah mengira ini air jeruk perasan. Hal itu wajar saja, karena cuma di Indonesia yang menyediakan air kobokan seperti ini.

3. Mangkok Ayam

Mangkok ayam (Kaskus)
Mangkok ayam (Kaskus)

Mangkok ini sering muncul di rumah makan bakso atau mie ayam. Orang luar negeri tentunya bertanya-tanya mengapa tempat makan Indonesia, terutama yang menyediakan menu bakso dan mie ayam selalu menggunakan mangkok ini.

4. Saus, sambal dan kecap

Sambal, saus dan kecap (Kaskus)
Sambal, saus dan kecap (Kaskus)

Ketiga benda ini hampir tak pernah absen di tiap meja makan warung atau restoran di Indonesia. Memang bagi warga lokal ini hal biasa, tapi bagi orang luar negeri menganggap hal ini aneh karena di luar negeri saus hanya diberi jika makanan diantarkan, itupun tergantung makanan yang dipesan.

5. Teko air

Teko air (Jalankemanagitu Blogspot)
Teko air (Jalankemanagitu Blogspot)

Biasanya teko ini berisikan air minum, namun ada juga yang berisikan air kobokan. Untuk di luar negeri teko ini hanya ada jika minta air kepada pelayan restoran. Tentunya isinya air untuk minum, bukan kobokan. Sementara di Indonesia teko ini sudah ‘nongkrong’ di meja makan sebelum kita tiba di rumah makannya. (tom)