5 dokter termuda

Jika biasanya gelar dokter hanya tersemat pada seseorang berusia 30 tahun, maka hal itu tak berlaku pada pemuda dan pemudi berikut.

Pasalnya, mereka berhasil menyandang gelar dokter termuda di dunia. Gelar itu mereka dapatkan di usia yang tergolong muda.

Meski berumur muda, tekad mereka untuk menyembuhkan orang lain sangatlah besar. Usaha dan perjuangan mereka pun patut diacungi jempol. Inilah 5 dokter termuda di dunia versi JadiBerita.

1. Riana Helmi

Riana Helmi (beritasatu)
Riana Helmi (beritasatu)

Wanita berhijab, Riana Helmi sukses menyabet gelar dokter termuda di dunia pada usia 19 tahun 9 bulan. Riana sendiri merupakan lulusan Fakultas Kedokteran (FK) UGM. Sebelumnya, Riana juga tercatat dalam rekor MURI saat menjadi dokter muda pada usia 17 tahun 9 bulan pada Mei 2009. “Meskipun pernah tercatat sebagai sarjana kedokteran termuda hingga dokter termuda, kami yakin Riana tetap sudah matang, baik sosial dan psikologis, sehingga tidak ada kesulitan ketika terjun di lapangan,” kata Ghufron dalam rilis yang disiarkan UGM.

2. Cindy Priadi

Cindy Priadi (beritasatu)
Cindy Priadi (beritasatu)

Sungguh hebat perempuan bernama Cindy Priadi ini. Bagaimana tidak? Di usia 26 tahun, Cindy berhasil menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Paris-Sud 11, Perancis. Ke depannya, Cindy ingin meraih gelar profesor. â??Saya tidak terlalu peduli dengan gelar, tetapi dengan gelar profesor saya akan lebih berkapasitas, dan lebih berpengaruh menyampaikan gagasan. Saya berambisi ingin berguna untuk orang banyak,â? kata Cindy.

3. Sho Yano

Sho Yano (viva)
Sho Yano (viva)

Selanjutnya, Sho Yano juga termasuk salah satu dokter termuda di dunia. Ia menjadi dokter di umur 21 tahun. Yano menyandang gelar M.D. (Medicinæ Doctor) alias doktor bidang kesehatan dari University of Chicago, Amerika Serikat (AS). “Saya tidak pernah mengerti, mengapa menantang diri sendiri dianggap membahayakan ketimbang menjadi sangat bosan? Saya tidak hanya suka merawat anak kecil, tapi juga mengagumi bagaimana tim di sana bekerjasama,” ujar Yano.

4. Akrit Jaswal

Jaswal (viva)
Akrit Jaswal (viva)

Di peringkat empat, nama Akrit Jaswal juga ikut masuk ke dalam daftar dokter termuda di dunia. Ketika berusia 12 tahun, ia mengambil gelar sarjana muda di jurusan Botani, Kimia, dan Zoologi di Universitas Punjab. Hebatnya, pada umur 7 tahun, Jaswal bisa mengoperasi manusia dengan sangat rapi dan baik. “Saya ingin selalu membantu sesama manusia dan menjalankan sumpah seorang dokter. Saya ingin menjadi dokter yang baik karena saat ini banyak dokter yang sudah melenceng dari profesionalitasnya.” ungkap Jaswal

5. Eqbal Asa’d

Eqbal Asa'd (viva)
Eqbal Asa’d (viva)

Dokter termuda di urutan lima adalah Eqbal Asa’d. Wanita ini menyandang gelar sebagai dokter di usia 20 tahun. Ia menempuh studi dokter spesialis anak di universitas Weill Cornell Medical College (WCMC-Q). “Saat itu saya mengatakan kepada dia mengenai mimpi saya menjadi dokter. Dia kemudian berjanji untuk mencarikan beasiswa bagi saya. Keesokan harinya, dia menghubungi Sheikha Mozah Ketua Yayasan Qatar untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Pembangunan Masyarakat,” tukas Eqbal

(nha)