â??Wow, cantik banget cewek itu. Langsung deg-degan gini gue liat dia. Jangan-jangan jatuh cinta nih gueâ?

Kamu mungkin pernah melihat seseorang dan seketika merasa seperti jatuh cinta. Kamu langsung berasumsi bahwa dialah jodohmu dan merasa benar-benar menginginkan dan memilikinya. Kita seringkali menyamakan cinta dengan sekedar naksir. Ya, dengan kamu ingin memilikinya lantas kamu menyebut itu adalah cinta? Dikutip dari hipwee.com, inilah perbedaan antara cinta dan sekedar naksir:

1. Cinta tumbuh seiring berjalannya waktu

Cinta tumbuh secara perlahan, yang tanpa kamu sadari ia bersemayam dalam hatimu. Tanpa bisa dibuat-buat atau dipaksakan, bisa jadi kamu akan sering memikirkannya. Kebutuhan kecilnya sebisa mungkin kamu penuhi. Lain halnya dengan sekedar naksir yang biasanya terjadi dalam waktu yang singkat. Cinta pada pandangan pertama? Seharusnya cinta itu bisa terus tumbuh seiring berjalannya waktu, bukan justru memudar.

2. Cinta tidak melihat fisik semata, sedangkan naksir menjunjung kesempurnaan

Cinta tidak pernah menuntut kesempurnaan fisik, sebisa mungkin cinta akan membuat kita menerima keadaan pasangan kita apa adanya. Mencintai oranglain berarti membiarkannya untuk mencintai dirinya sendiri. Berbeda dengan naksir, kamu menuntut suatu kesempurnaan yang mungkin sudah kamu set dalam otakmu mengenai standarmu. Kamu hanya mencintai cover-nya saja.

3. Cinta akan bertahan dalam waktu yang lama

Karena tumbuh secara perlahan dan karena biasa, maka cinta juga akan bertahan dalam waktu yang lebih lama, bahkan sangat lama. Sementara naksir memiliki peluang yang sedikit untuk bertahan dalam waktu yang lama. Karena cenderung tidak terbuka dan hanya menjunjung kesempurnaan. Tatkala ada satu ketidaksempurnaan yang terungkap, bukan tidak mungkin rasa kagum tersebut akan hilang begitu saja.

4. Cinta menerima kekurang, bukan menyembunyikannya

Apapun kekuranganmu, cinta akan menerima segala kekuranganmu sebelum melihat kelebihannya. Jika kamu merasakan cinta, kamu tidak perlu lagi menutupi kekuranganmu, karena kamu tahu bahwa dia akan menerima segala kekuranganmu. Lain halnya dengan sekedar naksir, kamu akan merasa tidak percaya diri untuk mengungkap kekuranganmu dihadapannya. Ada ketakutan bahwa dia akan meninggalkanmu jika dia mengetahuinya. Kamu selalu berusaha untuk tampil sempurna tanpa membiarkan dia tahu dimana sisi kelemahanmu.

(anb)