Coki, gitaris dan salah satu personel band Netral, kini berencana untuk membentuk band baru lagi. Coki, atau yang bernama lengkap Coki Bollemeyer emang nggak ada matinya. Kelar bikin Blackteeth yang kental sama unsur punk rock, baru-baru ini gitaris Deadsquad ini bikin band lagi, yang mengusung aliran fusion bernama Sunyotok.

Lalu bagaimana dengan Netral? Apakah Netral bakal bubar? Isu bubarnya band Netral sudah sempat terdengar tahun 2012 lalu, namun sang vokalis sekaligus pemain bass Netral, Bagus, membantahnya. Pria berkepala plontos ini malah mengaku belum mendengarnya. “Belum denger gue,â? ujarnya singkat dikutip dari Kapanlagicom.

Bahkan, saat itu sebagai bentuk sanggahan kalau Netral bubar, mereka sempat mengeluarkan album bertajuk “Unity” dan menggarap video klip salah satu lagu dari album tersebut. Hingga kini mereka juga tetap ada, meskipun tak seeksis dulu lagi.

Sunyotok sendiri ternyata adalah impian lama Coki sebagai gitaris. Sepulangnya dari bersekolah di Amerika, gitaris bertubuh bongsor ini sangat ingin punya band fusion instrumental.

“Apa ya, gue ngeliatnya kayak Budjana, Tohpati, sama Balawan gitu seru banget punya proyek solo gitar sendiri. Lewat Sunyotok ini gue arahnya lebih ke situ sih,” terangnya seperti dikutip dari Hai-Onlinecom, Selasa (19/5/2015).

Bareng Jeri, pemain bass Blackteeth dan Mario pada drum, Coki ternyata masih butuh satu sampai dua orang personel tambahan lagi. Ia mengaku masih butuh pemain violin dan atau pemain saksofon untuk melengkapi band yang awalnya terbentuk gara-gara jadi band pengiring untuk istri Coki, Saras Dewi.

“Nah, gue pinginnya fusion yang tanpa vokal. Kalopun ada solois, part solo itu diisi sama saxo atau violin gitu. Sementara gue bakal ngerhytme aja,” kata Coki antusias.

Coki juga punya kriteria sendiri bagi orang yang ingin bergabung dengannya. Dia tidak memandang usia atau gender, yang penting bisa memainkan saksofon atau violin dan skillnya cukup. Selain itu calon pemain saksofon dan violin itu harus siap-siap bermain solo, karena peran mereka sebagai pengganti vokalis. Kemudian yang paling penting mereka harus bisa main bareng-bareng, atau dengan kata lain tidak menonjolkan diri sendiri. “Ini sih yang susah. Jarang gue nemu solois player gitu yang bisa main band bareng-bareng,” ungkap Coki.

Semoga band baru bikinan Coki ini bisa langsung terbentuk. (tom)