Gao Zi Han, bocah pemberani (shanghaiist.com)

Mungkin anak-anak pada umumnya adalah makhluk kecil nan lugu yang harus selalu dilindungi. Tetapi apa jadinya jika seorang anak berusia 9 tahun justru menjadi pelindung dan memiliki keberanian yang besar?

Zi Han sebelum peristiwa kebakaran (shanghaiist.com)

Seperti yang terjadi di negeri tirai bambu ini. Bocah berusia 9 tahun yang memiliki nama Gao Zi Han memiliki jiwa pemberani luar biasa. Dilansir dari shanghaiist.com, pada tanggal 21 April 2015 lalu terjadi kebakaran pada sebuah rumah di Provinsi Hellogijang.

Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 10.00 waktu setempat. Kala itu, rumah diisi oleh Zi Han, ibu, kakek dan neneknya. Mereka berempat terjebak di dalam rumah. Namun, dengan upaya penuh Zi Han, kakek dan ibunya mampu keluar dari rumah.

Teringat akan sang nenek yang mengalami gangguan pengelihatan, Zi Han memutuskan untuk kembali ke dalam rumah dan membimbing sang nenek untuk bisa keluar dari rumah tersebut yang apinya semakin membesar.

Ketika Zi Han tengah membimbing sang nenek ke luar, tiba-tiba saja atap rumah tersebut runtuh dan menghalangi mereka. Tak ingin sang cucu terluka, nenek Zi Han menghalangi runtuhan atap tersebut dari Zi Han menggunakan punggungnya.

Berkat usaha dan kerja keras bersama, keduanyapun mampu keluar dari rumah tersebut meskipun mengalami luka bakar yang cukup serius. Zi Han mengalami luka bakar sekitar 25% di seluruh tubuhnya, sedangkan sang nenek mengalami luka bakar 60%.

Zi Han tetap ceria meski dalam perawatan (shanghaiist.com)

Awalnya Zi Han dan Zhang, neneknya, dirawat di Harbin Fifth Hospital selama enam hari. Namun karena tak cukup biaya akhirnya mereka dipindahkan ke rumah sakita yang lebih murah, First Hospital di Kota Suihua.

Pihak rumah sakit menyarankan agar keduanya menjalani operasi tandur alih kulit. Namun lagi-lagi Liu, ibu Zi Han, tidak memiliki biaya. Dokter mengatakan bahwa biaya operasi tersebut mencapai 260.000 RMB atau sekitar 599 juta rupiah untuk menyembuhkan keduanya.

Meskipun sudah menggadaikan tanahnya seluar 2,5 hektar, hal tersebut belum bisa menutup biaya pengobatan Zi Han dan nenek Zhang. Akhirnya Liu mencari bantuan lewat WeChat. Kisah Zi Han dan Zhang cepat menyebar di dunia maya dan bayak donatur yang akhirnya membantu, salah satunya Hui Lian Wang.

Tanggal 6 Juni 2015 lalu, Zi Han dan nenek Zhang tiba di Tangshan dan telah melewati serangkaian perawatan. Dokter mengatakan bahwa kesehatan Zi Han terus membaik dan mengalami kemajuan yang cukup pesat, meskipun masih terdapat bekas luka bakar di dahinya.

Keberanian Zi Han semoga menginspirasi kamu semua untuk melakukan hal baik sekalipun nyawa yang menjadi jaminan. Karena Tuhan akan selalu melindungi mereka yang memiliki keberanian dan jiwa yang tulus.

(anb)