Ilustrasi berpuasa (ukrevival.net)

Memasuki puasa yang sudah hampir 10 hari, apakah kamu masih kuat menjalaninya? Bukan hanya sekedar menjalani perintah Sang Pencipta, ternyata puasa juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh kita, lho. Dikutip dari berbaga sumber, JadiBerita akan memberikanmu informasi mengenai manfaat berpuasa menurut pakar kesehatan Amerika dan dunia:

1. Awet Muda

Kamu mau dong awet muda secara alami? (smh.com.au)

Pernyataan dari Alvenia M Fulton didasarkan pada penelitian, yakni seseorang yang menjalani puasa akan terlihat lebih muda dan merupakan cara alami terbaik bagi seorang wanita untuk mendapatkan kembali regenerasi fungsi-fungsi organ kewanitaan dan keindahan tubuh. Pernyataan awet muda ini juga didukung oleh penjelasan dari Dr. Yuri Nikoloyev, direktur Bidang Diet di Moscow Research Institute of Psychiatry, Rusia.

2. Menurunkan tekanan darah dan lemak

Tekanan darah normal? Aman! (carenow.com)

Menurut direktur Medical Centre of Marin, Amerika Serikat, Elson M Haas, ketika berpuasa terdapat proses pembersihan yang merupakan dari trilogi nutrisi, balancing, building dan toning.

3. Menyehatkan badan

Badan sehat tentu akan membuat tubuh segar (healthnbodytips.com)

Berdasarkan penelitian, berpuasa justru menyehatkan tubuh secara otomatis. Bahkan seorang ilmuan bernama Sulimami mengatakan dalam buku yang berjudul Diabetic Medicine, â??Berpuasa tidak berbahaya untuk mereka yang menderita diabetes, justru banyak manfaatnya.â?

4. Jiwa lebih tenang

Jiwa tenang, semua akan terasa menyenangkan (china.org.cn)

Penelitian dilakukan oleh Dr. Sabah Al-Baqir bersama dengan tim dari fakultas kedokteran Universitas King Saud yang melahirkan pernyataan bahwa puasa mengurangi hormon pemicu stress. Ketika melakukan penelitian, mereka meneliti hormon prolaktin kepada 7 pria yang tengah berpuasa sebagai sampel dan menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada level kortisol, proklatin dan insulin.

5. Kesehatan mental dan fisik lebih baik

Kekebalan tubuh meningkat (vectorstock.com)

Hal ini dikemukakan oleh Dr. Riyad Albibi di Amerika Serikat bahwa menjalankan puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh dengan adanya peningkatan fungsi sel limfa yang memproduksi sel limfosit T. Sel limfosit T berperan sebagai imun.

(anb)