Umumnya, masjid hanya memiliki satu kiblat saja, yaitu ke Ka’bah. Namun ada satu masjid di Madinah, Arab Saudi, yang justru memiliki 2 arah kiblat yang saling berlawanan. Masjid itu adalah Masjid Qiblatain.

Dulunya nama masjid ini adalah Bani Salamah. Namun, karena sebuah kejadian, berubahlah menjadi Qiblatain. Sesuai namanya, masjid ini berhubungan erat dengan kepindahan kiblat umat Islam dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram.

Dulu, sebelum kiblatnya ditentukan menuju ke Ka’bah, kiblat mengarah ke Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) yang terletak di Al Quds (Yerussalem). Yerussalem yang juga menjadi kota suci agama Kristen dan Yahudi ini adalah tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Mekkah dan Madinah. Saat itu Baitul Maqdis ditetapkan sebagai kiblat untuk sebagian Nabi dari Bani Israil.

Hanya saja saat itu Nabi Muhammad SAW lebih suka salat menghadap kiblatnya Nabi Ibrahim yaitu Ka’bah. Hal itu membuat Rasullulah sering salat di antara sudut Ka’bah sehingga Ka’bah ada di antara beliau dan Baitul Maqdis. 18 bulan setelah pembentukan negara Islam di Madinah, Rasullulah yang selalu menengadahkan kepalanya ke langit agar wahyu penetapan Ka’bah sebagai kiblat salat turun pun diwujudkan oleh Allah SWT lewat Surat Al-Baqarah ayat 144, sebagaimana dilansir dari On Islam, Jumat (1072015).

Turunnya surat tersebut terjadi ketika Rasulullah SAW sedang mengerjakan salat Dhuhur pada pertengahan bulan Sya’ban, tahun ke-2 Hijriyah di masjid Bani Salamah. Masjid yang berada di sebuah bukit kecil utara Harrah Wabrah, Madinah, ini pun dikenal sebagai nama masjid Qiblatain (masjid dengan dua kiblat). Dinamakan seperti itu karena di dalam Qiblatain ada dua mihrab yang mengarah ke Masjidil Aqsa dan Ka’bah. Hanya saja, konon kabarnya kini mihrab yang mengarah ke Masjidil Aqsa sudah dipindahkan.

Kini Masjid Qiblatain sudah dibangun begitu megah. Umat Islam yang beribadah di sana akan merasa khusyuk. Sejarah yang panjang tersebut menjadikan Masjid Dua Kiblat ini sebagai salah satu tujuan berkunjung mereka yang sedang menunaikan ibadah Haji atau pun Umrah. (tom)