Jika kita membuka google.com hari ini, maka akan ada doodle menarik yang menceritakan soal lampu lalu lintas. Pasalnya, hari ini merupakan hari peringatan untuk ditemukannya lampu lalu lintas pertama, pada tahun 1868 silam. Itu berarti lampu lalu lintas kini sudah berusia 101 tahun.

Google Doodle Traffic Light

Dilansir dari classroom.synonym.com, Rabu (5/8/2015), lampu lalu lintas terpasang pertama kali di London, Inggris, karena pada waktu itu sudah banyak kendaraan motor yang melintas. Namun lampu lalu lintas saat itu hanya ada 2 warna, yaitu hijau dan merah. Lampu ini pertama kali ditemukan oleh Lester Farnsworth Wire.

Lester Farnsworth Wire dan lampu lalu lintas buatannya (Inspirationline)
Lester Farnsworth Wire dan lampu lalu lintas buatannya (Inspirationline)

Setahun setelahnya, yaitu tahun 1869, lampu lalu lintas itu meledak dan melukai salah satu polisi yang sedang berada di dekat lampu lalu lintas itu. Setelah kejadian tersebut, lampu lalu lintas pun dianggap berbahaya dan tidak dipasang lagi.

Kemudian, ada seorang berkebangsaan Amerika Serikat bernama Garrett Augustus Morgan yang berupaya membuat lampu lalu lintas agar bisa dipakai dengan cara efisien serta juga lebih aman. Eksperimen ini berawal saat ia menyaksikan satu tabrakan yang berlangsung pada mobil serta kereta kuda. Momen itu berlangsung dikarenakan pada saat itu sistem penyusunan lalu lintasnya memakai tanda stop and go.

Garrett Augustus Morgan (Tadata)
Garrett Augustus Morgan (Tadata)

Lalu, setelahnya Garrett membuat lampu jalan raya yang berwujud seperti huruf T. Lampu ini terbagi dalam 3 warna yang berbeda, yakni stop dengan warna merah, go dengan warna hijau, dan posisi stop lainnya yang diwarnai kuning.

Perbedaan dari warna kuning dan merah pada stop ini adalah kuning memberi jeda kapan kendaraan berjalan dan mulai berhenti. Lampu kuning juga memberikan kesempatan untuk berhenti dan berjalan secara perlahan.

Setelah Lester dan Garrett, perkembangan lampu lalu lintas kemudian disempurnakan oleh polisi bernama William Potts. Lampu lalu lintas buatan William telah menggunakan tiga warna dan dioperasikan dengan cara otomatis menggunakan tenaga listrik pada bulan Maret 1922 silam.

William Potts (Martraffic)
William Potts (Martraffic)

Lampu lalu lintas kini mempunyai banyak variasi, tergantung dari budaya negara yang memakainya serta keperluan khusus di tempat tertentu. Misal variasinya yaitu lampu jalan raya khusus pejalan kaki, lampu jalan raya buat pemakai sepeda, bus, kereta, dan sebagainya. Urutan lampu yang terpasang juga bisa berlainan, disesuaikan dengan budaya yang sudah ada disetiap negara sejak dahulu, yang terpenting dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. (tom)