Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Angkasa Husein Bandung kembali membuat terobosan baru dalam dunia otomotif. Sebelumnya mereka pernah merakit motor ATV pada tahun 2012, dan kini sejumlah siswa kembali berinovasi dengan menciptakan mobil bermesin sepeda motor.

Mereka berhasil merakit prototipe mobil hanya dalam kurun 1 bulan. Kendaraan berbentuk mini jeep tersebut dibuat oleh siswa dari berbagai jurusan di SMK Angkasa baik dari jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan), Mesin Industri dan Listrik. Mereka dibantu oleh 2 orang guru pembimbing.

“Untuk pengumpulan bahan-bahan penunjang, kurang lebih tiga bulan kita mencarinya. Kalau pengerjaannya dari 9 Agustus sampai 10 September. Kalau mesinnya pakai mesin motor Yamaha Vixion 150 cc,” ujar Kiki Hadiansyah, salah satu siswa dari SMK Angkasa, seperti dikutip dari Metrotvnewscom, Selasa (15/9/2015).

Dari mesin kendaraan roda dua tersebut, para pelajar SMK ini menambahkan beberapa komponen dan rangka hingga menjadikan sebuah mobil jeep berukuran mini.

“Dari sisi mesin, kita tidak merubah apapun. Masih orisinil mesin. Hanya kita menambah komponen untuk bisa maju dan mundur mobilnya,” ujar Guru Pembimbing, Slamet Rahayu saat uji coba mobil mini jeep tersebut.

Jeep mini (Galamedianews)
Jeep mini (Galamedianews)

Diakui Kiki, jeep mini yang turut dipamerkan pada acara Bandung Air Show (BAS) 2015 ini sengaja dimodifikasi layaknya mobil, yakni bisa berjalan maju dan mundur. Bahkan, saat beraksi pada BAS 2015, jeep mini itu sanggup memuat 6 hingga 8 orang.

“Komponen-komponennya sebagian besar mengadopsi produk yang sudah ada. Kita cuma buat bodi sama rangka. Kita sengaja bikin konsepnya jeep mini biar bisa membawa barang-barang,” lanjutnya.

Kiki mengaku sempat mendapatkan kesulitan saat melakukan perakitan jeep mini ini, yaitu ketika menyelaraskan berbagai komponen yang berbeda produk. Karena untuk membuat jeep mini itu, para siswa menggunakan kurang lebih 10 produk.

“Kita pakai hampir 10 produk berbeda di setiap komponennya. Jadi kesulitan yang ditemukan ya pas ngegabungin komponen-komponen itu,” imbuhnya.

Dana yang dihabiskan untuk merakit jeep mini ini Rp 43 juta. Namun, jumlah tersebut di luar mesin sepeda motor yang digunakan. “Biaya total pengerjaann Rp 43 juta, sudah termasuk mesin las, alat-alat pendukung seperti pipa banding. Jadi kalau lihat murninya tidak sampai segitu. Ini di luar mesin Yamaha,” ujar Slamet Rahayu. (tom)