Couple dance on Ponts Des Arts (gettyimages)

Selain terkenal menjadi kiblat fashion, Paris juga merupakan kota yang terkenal dengan keromantisannya. Banyak pasangan muda-mudi yang berlibur bersama di kota ini dan mengabadikan cinta mereka di jembatan Pont des Arts, Paris dengan memasang gembok cinta.

Saat ini, gembok cinta di jembatan tersebut telah dibuang oleh pemerintah setempat pada awal Juni 2015 yang lalu, karena ratusan ribu gembok cinta tersebut telah membebani jembatan dan berbahaya bagi wisatawan yang tengah berada di atas jembatan. Ratusan ribu gembok cinta tersebut membuat salah satu bagian pagar besi jembatan roboh.

Salah satu pagar besi Pont Des Arts roboh nih (dailyhypeonline.com)

Meskipun gembok cinta sudah hilang dari jembatan ini, namun unsur keromantisannya masih tetap ada bahkan tumbuh baru lagi. Karena pemerintah menggantinya dengan seni jalanan bertemakan cinta.

Ini waktu pagar gembok cinta dibongkar (euronews.com)

Pameran bertema cinta ini dikerjakan oleh beberapa seniman jalanan yang dikumpulkan oleh seorang pemilik galeri di Paris, Mehdi Ben Cheikh. Papan-papan seni jalanan ini dipasang sebagai pagar jembatan menggantikan pagar yang telah diangkat bersama dengan ratusan ribu gembok cinta.

Di antara karya-karya tersebut ada salah satu karya dari seorang seniman jalanan Perancis berdarah Tunisia, eL Seed yang cukup menarik perhatian karena keahliannya mencampur kaligrafi Arab dan graffiti yang disebut dengan â??calligrafitti.â?

Cantiknya karya eL Seed (ufunk.net)

Ya, eL Seed menggunakan kalimat berbahasa arab dalam karyanya di papan seni jalanan jembatan di Paris tersebut dan menggunakan cat berwarna pink. Sungguh sangat mengesankan dan romantis. Selain karya eL Seed terdapat juga karya-karya bertemakan cinta milik seniman jalanan Brusk, Pantonio, dan Jace.

Kalau ini karya Jace, lucu ya (undergroundparis.org)

Namun, papan-papan seni jalanan tersebut akan digantikan dengan plexiglass akhir tahun 2015 ini.

(anb)