Serangan teror yang terjadi di Paris baru-baru ini membuat dunia ketakutan. Namun, ada hal mengejutkan di balik serangan tersebut. Menteri Keamanan dan Dalam Negeri Belgia, Jan Jambon, menduga kalau para pelaku serangan teror Paris memanfaatkan mesin konsol game PlayStation 4 (PS4) sebagai alat komunikasi.

Meski belum ada bukti kuat, namun pihak Sony sendiri mengakui bahwa fitur online melalui layanan PSN yang tersedia pada konsol game besutannya itu memang mungkin saja disalahgunakan.

“PS4 mampu menciptakan jalur komunikasi bagi para penggunanya, sehingga memiliki potensi disalahgunakan,” terang juru bicara Sony seperti dikutip dari Eurogamer, Kamis (19/11/2015).

Lalu bagaimana cara para pelaku teror itu berkomunikasi melalui PS4? Seperti disebutkan sebelumnya, mesin ini, PS4, memiliki layanan bernama PSN, yang bisa diakses oleh siapa saja yang memiliki PS4. PSN ini bisa dibilang merupakan media sosial milik Sony. Bagi siapa saja yang mempunyai akun PSN, maka bisa dengan mudah mengaksesnya.

Tampilan PSN di PS4 (Justpushstart)
Tampilan PSN di PS4 (Justpushstart)

Dengan kata lain, PSN adalah layanan online yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik PS4 untuk saling terkoneksi, berbagi, sekaligus menjadi toko online tempat para pengguna membeli berbagai judul game terbaru. Komunikasi via PS4 bisa melalui pesan pribadi, atau bahkan chat ketika bermain online bersama.

“PS4 digunakan oleh agen ISIS untuk saling berkomunikasi. Komunikasi menggunakan PS4 jauh lebih sulit dilacak dibanding WhatsApp,” kata Jambon di halaman Forbes.

Pernyataan Jambon tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, Sony memang berkewajiban melindungi privasi para pengguna PSN. Komunikasi antar pengguna PSN dienkripsi agar tidak mudah dimata-matai oleh para hacker jahat. Langkah mengenkripsi ini diambil setelah sebelumnya PSN berhasil dibobol oleh hacker, dan membuat beratus bahkan beribu pengguna PSN kehilangan akunnya.

“Jika kami mengindentifikasi ada tindakan ilegal, kami pasti akan langsung menindaklanjutinya dengan melibatkan otoritas berwenang,” tegas pihak Sony.

Jika hal ini benar adanya, maka semua pengguna PS3 dan PS4 akan tidak tenang dalam bermain game kesukaannya karena takut dituduh sebagai teroris. Bagaimana menurut kamu yang menggunakan PS4? (tom)