Perayaan Natal biasanya identik dengan melakukan peribadatan di gereja, kemeriahan bersama keluarga dan pohon natal.Namun, masyarakat di negara bagian Newfoundland, Kanada, justru punya tradisi unik. Setiap tahun menjelang hari Natal, warga Newfoundland punya tradisi bernama Mummering.

Tradisi ini mirip saat perayaan Lebaran yang mana setiap orang akan saling bersilaturahmi. Pada tradisi Mummering ini, setiap orang akan berkunjung ke rumah tetangga atau sanak saudara dengan menggunakan samaran yang unik. Tak cuma menyamar secara penampilan, bahkan nada suara juga akan diubah. Barang siapa yang mempu mengetahui identitas penyamar dengan benar, maka wajib mentraktir makan dan minum.

Selain tradisi Natal di Kanada itu, masih ada tradisi unik di beberapa negara lainnya yang anti mainstream. Berikut perayaan Natal anti mainstream seperti dilansir dari Travelingyukcom, Jumat (18/12/2015).

1. La Quema del Diablo, Guatemala

Perayaan La Quema del Diablo, Guatemala (Travelingyuk)
Perayaan La Quema del Diablo, Guatemala (Travelingyuk)

Guatemala yang berada di kawasan Amerika Latin mempunyai tradisi khas menjelang hari Natal tiba. Pada tanggal 7 Desember setiap tahunnya, masyarakat membersihkan area rumah dari semua sampah, serta membuat sosok setan dari sampah dan barang-barang yang tidak terpakai lagi. Sosok setan yang dibuat dari sampah dan barang-barang yang tak terpakai tersebut ditaruh di jalanan dan dibakar beramai-ramai. Upacara simbolik ini bermaksud untuk membersihkan setan yang dapat membawa bencana dan untuk menghindarkan dari hal-hal yang bersifat negatif di tahun yang akan datang.

2. Nenek Sihir Befana, Italia

Nenek Sihir Befana, Italia (Travelingyuk)
Nenek Sihir Befana, Italia (Travelingyuk)

Jika biasanya Natal identik dengan Sinterklas, maka anak-anak di negeri Pizza ini lebih mengenal nenek sihir. Nenek sihir yang dimaksud adalah Befana. Namun jangan salah, Befana bertugas layaknya Sinterklas yang memberikan kado bagi anak-anak saat natal. Cara Befana untuk memberikan kado juga mirip Santa, yaitu melalui cerobong asap. Sebagai gantinya, masyarakat Italia akan membawakan makanan dan minuman untuk Befana.

3. Pesta Pantai, Australia

Pesta Pantai, Australia (Travelingyuk)
Pesta Pantai, Australia (Travelingyuk)

Bagi negara-negara di belahan bumi utara, perayaan Natal identik dengan salju, karena bertepatan dengan musim dingin. Namun tidak demikian dengan negara-negara di belahan bumi selatan seperti Australia. Pada saat bulan Desember adalah musim panas di negeri Kanguru ini. Warga Australia sendiri lebih suka merayakan Natal dengan mengunjungi pantai. Mereka melakukan aktivitas yang beragam, mulai dari berenang, selancar, bahkan mengadakan pesta di pantai hingga larut malam.

4. Tradisi Hogmanay, Skotlandia

Tradisi Hogmanay, Skotlandia (Travelingyuk)
Tradisi Hogmanay, Skotlandia (Travelingyuk)

Tradisi yang sudah dilakukan sejak dahulu ini dilakukan di penghujung tahun. Jika perayaan natal saat tanggal 25 Desember selalu dimaknai dengan ketenangan, maka tradisi Hogmany justru kebalikannya. Mereka malah berteriak keras, menyalakan obor dan kembang api. First Footing adalah puncak dari tradisi Hogmanay. Pada tradisi ini, barang siapa melewati pintu rumah saat pergantian tahun, akan membawa keberuntungan. Anehnya, laki-laki dengan rambut hitam dan perempuan dengan rambut yang pirang diyakini tidak akan memperoleh keberuntungan. (tom)