Kini banyak terdapat iklan di berbagai media yang menyatakan rumah dijual yang anti banjir sehingga mungkin dapat menarik minat para pembaca untukkemudian membelinya. Apakah Anda masih ingat dengan hal sesumbar alias takabur yang diiklankan oleh beberapa pihak pengembang di tahun tahun yang lalu tentang jargon rumah anti banjir.

Namun sekali lagi diingatkan untuk jangan percaya sepenuhnya terhadap iklan tersebut sebab tentunya tidak ada yang dapat untuk menahan bencana apabila sudah dikehendaki Yang Maha Kuasa. Manusia hanya dapat meminimalisir kemungkinan yang akan terjadi saja tanpa bisa sepenuhnya dapat menghentikan.

Lebih tepatnya mungkin bukan jaminan, akan tetapi diprediksi wilayah tersebut dengan sistem yang dibuat tidak akan dilanda banjir seribu tahun mendatang. Tentunya tidak ada seorangpun yang bisa menjamin untuk mengklaim bahwa tidak akan terjadi adanya banjir di sebuah wilayah sebab kita hanyalah seorang manusia yang pada hakikatnya tanpa daya serta upaya apapun kemudian menghadapi berbagai musibah yang menghampiri. Namun strategi marketing dengan menggunakan jargon seperti itu telah berhasil meningkatkan pada angka penjualan rumah dengan type tersebut dengan harga yang tinggi di pasaran.

Harga jual dari rumah anti banjir ini pun kemudian melejit di angka fantastic mencapai angka milyaran rupiah sebab tentunya investasi pengembang pada jenis yang satu ini memang terbilang mahal karena menghadirkan berbagai metode untuk dapat mengalihkan aliran air banjir untuk kemudian dialihkan menuju laut. Dan ternyata masih banyak masyarakat yang tertarik akann jaminan itu, terlebih bagi warga ibukota Jakarta yang memang pada setiap tahunnya berada dalam baying – bayang ancaman banjir tahunan yang melanda ibukota jakarta.

Tentu dengan hadirnya rumah yang dijual dengan klaim anti banjir ini kemudian membuat seolah-olah terbuka kembali harapan untuk dapat tinggal dengan tenang di jakarta tanpa adanya rasa ketakutan akan tergenang banjir. Dan memang setelah dibukanya perumahan tersebut cukup terbukti sekalipun datang musim banjir, pada kawasan tersebut tidak mengalami banjir. (jow)