Sziget Festival, Hungaria (dailynewshungary.com)

Buat kamu yang suka musik tentunya kamu pernah menonton festival musik yang diadakan di kota kamu. Festival musik biasanya diadakan setiap satu tahun sekali. Di Indonesia, sudah banyak festival musik besar yang digandrungi anak muda seperti Djakarta Warehouse Projects yang merupakan festival musik elektronik tahunan. Lalu ada Jakarta International Java Jazz Festival, Hammersonic Festival, dan masih banyak lagi. Biasanya untuk mendapatkan spot terbaik, para penggemar musik ini akan rela antri berjam-jam. Bahkan di beberapa negara di dunia ada loh yang rela tidur di lokasi demi mendapat tiket serta spot yang bagus. Ayo kita lihat JBers, lima festival musik di dunia yang bikin penontonnya rela tidur di lokasi!

1. Glastonbury Festival di Inggris

Glastonbury Festival, Inggris (www.glastoguide.co.uk)
Glastonbury Festival, Inggris (www.glastoguide.co.uk)

Glastonbury merupakan Salah satu festival musik terbesar di Inggris yang berhasil menyedot perhatian 175 ribu penonton untuk satu hari pertunjukan penuh. Festival ini rutin diadakan setiap tahunnya pada akhir bulan Juni selama tiga hari berturut-turut sehingga banyak yang memutuskan untuk menginap alias tidur di lokasi karena takut tidak kebagian tempat. Jangan heran kalau saat kamu ke sana akan melihat banyak tenda-tenda yang terpasang di sekitar lokasi.

Tenda untuk menginap di Glastonbury Festival, Inggris (www.walesonline.co.uk)
Tenda untuk menginap di Glastonbury Festival, Inggris (www.walesonline.co.uk)

2. Coachella Festival di Amerika Serikat

Coachella Festival, Amerika Serikat (www.worldfestivaldirectory.com)
Coachella Festival, Amerika Serikat (www.worldfestivaldirectory.com)

Festival musik yang tepatnya diadakan di California ini sukses menarik perhatian penonton setiap tahunnya sebanyak 75 ribu orang. Banyaknya penonton setiap tahunnya membuat puluhan orang rela menginap di lokasi sebelum acara festival diadakan. Festival musik Coachella ini menampilkan berbagai genre musik, mulai dari yang mainstream sampai musisi-musisi alternatif.

3. Reading and Leeds Festival di Inggris

Reading and Leeds Festival, Inggris (www.rocksound.tv)
Reading and Leeds Festival, Inggris (www.rocksound.tv)

Festival musik ini diadakan di dua tempat yaitu di Reading dan Leeds. Di setiap tahunnya, Festival musik Reading sendiri rata-rata berhasil menarik penonton sebanyak 87 ribu penonton per hari. Sementara festival musik Leeds menarik penonton sebanyak 75 ribu per harinya. Reading and Leeds Festival ini selalu diadakan selama tiga hari berturut-turut pada bulan Agustus.

Persiapan menginap di Reading and Leeds Festival, Inggris (www.telegraph.co.uk)
Persiapan menginap di Reading and Leeds Festival, Inggris (www.telegraph.co.uk)

4. Sziget Festival di Hungaria

Sziget Festival, Hungaria (dailynewshungary.com)
Sziget Festival, Hungaria (dailynewshungary.com)

Festival musik yang pertama kali diadakan di tahun 1993 ini diselenggarakan di Budapest, Hungaria. Sziget Festival yang berlangsung selama enam hari berturut-turut sehingga jangan heran kalau hampir semua penontonnya menginap di lokasi karena ingin menonton festival selama enam hari penuh.

Perempuan menggotong kemah untuk menginap sebelum Sziget Festival (welovebudapest.com)
Perempuan menggotong kemah untuk menginap sebelum Sziget Festival (welovebudapest.com)

5. Exit Festival di Serbia

Exit Festival, Serbia (thestreamlab.com)
Exit Festival, Serbia (thestreamlab.com)

Festival musik ini rutin diadakan setiap minggu kedua di bulan Juli, saat musim panas baru saja dimulai. Exit Festival diadakan selama empat hari berturut-turut. Festival ini juga salah satu festival terbesar di dunia yang udah menarik perhatian pengunjung sebanyak 75 ribu per hari. Jadi wajar saja kalau para penontonnya rela tidur di lokasi.

Penonton yang menginap di Exit Festival, Serbia (www.festicket.com)
Penonton yang menginap di Exit Festival, Serbia (www.festicket.com)