Tak hanya orang yang bisa kaya, negara juga bisa kaya, tergantung dari sumber daya alamnya, atau sebaik apa pengelolaan ekonominya. Berikut adalah 5 negara terkaya sedunia, yang 2 di antaranya adalah tetangga Indonesia, seperti dilansir dari World Atlas, Senin (14/3/2016).

1. Qatar

Qatar (Tourist-destinations)
Qatar (Tourist-destinations)

Qatar menempati peringkat pertama sebagai negara terkaya di dunia. Produk domestik bruto (PDB) per kapita negara ini mencapai lebih dari USD 140 ribu (sekitar Rp 1,8 miliar). Qatar menjadi salah satu negara kaya di dunia berkat hasil minyak buminya. Minyak bumi menyumbang 70 persen penerimaan negara, 60 persen PDB, dan 85 persen hasil ekspor.

2. Luksemburg

Luksemburg (Straitstimes)
Luksemburg (Straitstimes)

Kekayaan per kapita Luksemburg tercatat mencapai lebih dari USD 97 ribu (sekitar Rp 1,2 miliar). Angka ini membuat negara kecil di Eropa ini menempati posisi kedua dalam daftar. Tulang punggung perekonomian Luksemburg ialah industri keuangan alias perbankannya. Selain itu, pemerintah Luksemburg sangat berhati-hati dalam menetapkan kebijakan fiskal, perindustrian, dan baja.

3. Singapura

Singapura (Merdeka)
Singapura (Merdeka)

Negara mini tetangga Indonesia ini tercatat memiliki pendapatan domestik bruto lebih dari USD 82 ribu (sekitar Rp 1 miliar lebih). Basis kekayaan Singapura ialah pada industri jasa keuangan, ekspor industri kimia, dan kebijakan perekonomian liberal yang mendorong pertumbuhan dan inovasi.

4. Kuwait

Kuwait (Arabianbusiness)
Kuwait (Arabianbusiness)

Kuwait ialah negara yang relatif kecil, namun negara ini memiliki kekayaan minyak bumi berlimpah. Berkat minyak ini, Kuwait mencatat PDB per kapitanya mencapai lebih dari USD 73 ribu (sekitar Rp 950 juta).

5. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam (Merdeka)
Brunei Darussalam (Merdeka)

Satu lagi negara tetangga Indonesia masuk jajaran terkaya dunia, Brunei Darussalam. Negara ini memiliki PDB mencapai lebih dari USD 71 ribu (sekitar Rp 923 juta). Ekspor kekayaan alam Brunei berupa minyak dan gas bumi sebagai penyumbang signifikan pertumbuhan ekonominya. (tom)