Buku Terkecil di Dunia (myownprivatebookclub.blogspot.com)

Buku merupakan jendela dunia. Lewat membaca buku, kamu bisa menambah pengetahuan serta wawasan yang lebih luas. Buku pertama kali ditemukan di Mesir tahun 2400-an SM (Sebelum Masehi) saat orang Mesir menciptakan kertas papirus. Kertas papirus yang berisi tulisan ini digulung dan gulungan tersebut menjadi bentuk buku pertama yang ada di dunia.

Buku Terkecil di Dunia (myownprivatebookclub.blogspot.com)
Buku Terkecil di Dunia (myownprivatebookclub.blogspot.com)

Jika sebelumnya Guiness Book of Records telah mencatat buku terbesar di dunia yang diraih oleh buku berjudul â??This is Muhammadâ? milik deputi Sheikh Hamdan bin Rashed Al Maktoum, kali ini ada buku terkecil yang diraih oleh buku milik Vladimir Aniskin. Buku hasil karya dari seniman Rusia ini mempunyai ukuran yang sangat kecil. Saking kecilnya, buku ini menjadi buku terkecil yang pernah dibuat di dunia hingga tahun 2016 ini.

Vladimir Aniskin (siberiantimes.com)
Vladimir Aniskin (siberiantimes.com)

Vladimir Aniskin sendiri merupakan seorang seniman miniatur asal Rusia yang ingin sekali menorehkan namanya di Guiness Book of Records. Vladimir Aniskin sendiri telah menciptakan dua buah buku dalam ukuran yang sangat mini. Buku yang pertama berjudul â??The Crosseyed Lefthander from Tula and The Steel Fleaâ? yang berkisah tentang seorang pengrajin senjata kidal yang menciptakan sepatu kuda untuk orang Inggris. Sedangkan buku yang kedua merupakan buku alfabet Rusia. Masing-masing dari bukunya ini berukuran 88 kali lebih kecil daripada buku termini di dunia versi Guiness Book of Records sebelumnya. Saking kecilnya, buku tersebut sampai muat di atas biji bunga poppy yang dibelah.

Untuk menguji seberapa kecil karyanya, buku mikroskopis bikinan Vladimir Aniskin ini ditampilkan di atas piring emas mungil. Kemudian piring tersebut diletakkan di atas separuh biji poppy. Setiap halaman dari buku ini terbuat dari film polyester yang ekstra tipis sehingga sangat rapuh. Sementara tulisannya dibuat dengan huruf cetak melalui media litografi.

Dilansir dari theguardian.com, Vladimir Aniskin mengatakan, “Aku melakukan semuanya sendiri. Peralatanku menyerupai alat yang digunakan untuk ukiran kayu, tetapi sangat kecil dan muat di telapak tangan.â?

Menurutnya, bagian tersulit dari proses pembuatan buku terkecil di dunia tersebut adalah menyatukan tiap lembar halaman. Ia harus menjaga agar masing-masing lembaran tidak rusak atau robek dan tetap terpasang rapi. Vladimir Aniskin menggunakan dua cincin khusus yang terbuat dari lima kabel mikron tungste untuk menyatukan halaman-halaman tersebut agar bisa menjadi buku utuh.

Vladimir Aniskin akan merencakan untuk membuat sepuluh copy alias salinan dari buku terkecil di dunia tersebut untuk diletakkan di Novosibirsk Art Museum yang ada di Rusia sehingga banyak khalayak yang bisa melihat hasil karyanya tersebut. (jow)