Diberhentikan di jalan oleh polisi lantaran ada satu kesalahan padamu dan kendaraanmu, lalu diberikan surat bukti pelanggaran (tilang), memang menyebalkan. Kena tilang ini memang kerap merusak mood-mu. Apalagi kalau terjadi di Senin pagi, makin rusak mood-mu.

Namun, kerusakan mood-mu tak akan berlaku bagi masyarakat Thailand. Tepatnya di salah satu provinsi, yakni Provinsi Nakhon Ratchasima. Pasalnya, saat kamu kebetulan kena tilang di provinsi tersebut, kamu tak perlu sebal, marah-marah atau adu mulut dengan polisi yang menilangmu. Karena ada satu restoran yang menawarkan makan gratis bagi siapapun yang kena tilang di sana.

Ada saja cara orang untuk menarik pelanggan dan menghibur mereka dari kemalangan dengan produk yang ditawarkan. Seorang penjual makanan di timur laut Thailand menawarkan paket khusus bagi pelanggan tengah kesal.

Sama halnya dengan Indonesia, di Thailand para polisi kerap meminta sejumlah uang kepada masyrakat yang melanggar. Alhasil yang kena tilang jadi kesal. Nah penjual makanan itu akan memberikan semangkok mie kepada siapa saja yang bisa menunjukkan surat tilang lalu lintas dari polisi, tanpa bayar alias gratis.

Nama tempat makannya warung mie Tiew Mai Wa di Provinsi Nakhon Ratchasima. Secara resmi, mereka mengumumkan melalui media sosial akan memberikan mie gratis kepada orang yang kena tilang. Namun, mie gratis itu diberikan dengan syarat.

Pelanggar lalu lintas baru bisa mengklaim mie gratis mereka pada hari yang sama saat mereka mendapat surat tilang. Di samping itu, warung Tiew Mai hanya menyediakan 30 mangkuk mie gratis setiap harinya.

Sirithat Somsangiam, pemilik warung Tiew Mai, mengatakan promosi ini bukan bentuk penghinaan kepada polisi atau mendorong orang melanggar lalu lintas agar mendapat mie gratis. Sang pemilik hanya kasihan terhadap mereka yang terpaksa membayar denda karena melanggar lalu lintas.

Lebih dari selusin orang telah mendapat mie gratis dari warung Sirithat yang baru buka pada bulan lalu itu.

Semoga saja ada restoran di Indonesia yang menawarkan hal serupa ya.