Istilah backpacker tentu sudah tak asing lagi. Istilah ini digunakan untuk para traveler dengan budget minim menjelajah tempat-tempat eksotik di seluruh dunia, sambil berjalan kaki, mencari yang serba murah dan sangat menikmati detail perjalanan.

Banyak cara para backpacker agar bertahan hidup, salah satunya dengan menjadi Travel Blogger. Travel blogger merupakan profesi baru yang kini tengah digemari oleh masyarakat di dunia. Profesi ini memang memiliki risiko yang amat besar. Apalagi saat kamu harus melepas segalanya, demi menjelajahi bumi yang tiada habisnya. Namun ketika sudah terkenal, punya cerita unik dan inspiratif, travel blogger jadi profesi baru yang menjanjikan.

Ada couple travel blogger asal Filipina yang rela berhenti bekerja, melepas karirnya dan rumah, demi mengikuti mimpinya untuk keliling dunia dengan cara backpacker. Di awal mereka memang hidup sebagai backpacker kere. Hanya mengandalkan nekad dan uang seadanya. Kini mereka telah menjadi traveler jetset yang bisa merasakan fasilitas mewah.

Snorkling in Maldives
Snorkling in Maldives

Mereka adlah Kach Medina Umandap dan Jonathan. Kach dan Jonathan merupakan pasangan beda kewarganegaraan, yang dipertemukan di Luang Prabang, Laos. Sama-sama hobi traveling, mereka harus berjuang dari bawah untuk menjadi travel blogger terkenal seperti saat ini. Saat ini telah lebih dari 35 negara di lima benua, telah mereka kunjungi.

Jonathan dan Medina awalnya memiliki jabatan dan pekerjaan yang cukup tinggi. Medina merupakan pegawai perusahaan minyak di Kurdistan, Irak. Sementara Jonathan adalah seorang Arsitek di Inggris. Namun mereka memutuskan untuk berhenti bekerja dan memulai cerita perjalanan mereka dengan travelling mengelilingi dunia. Baik Jo maupun Medina, memiliki keinginan yang sama, yakni tak ingin kembali ke pekerjaan lama mereka, dan memilih bertahan hidup di jalan sambil berkeliling dunia.

Stonehenge

Perjalanan backpacker mereka pun tak memiliki awal yang indah. Saking kerenya, Jonathan harus mengajar Bahasa Inggris di Hanoi, Vietnam dan di Peru, sedangkan Medina mengajar yoga di Thailand demi terpenuhinya kebutuhan traveling mereka.

Hidup super hemat, menumpang di sana sini, hingga berbagi shelter dan makanan dengan backpacker lainnya dalam perjalanan, telah mereka cicipi.

Keluarga dan teman-teman yang tak tahan melihat keadaan mereka, menyarankan keduanya untuk menuliskan perjalanan dalam sebuah blog. Bukan berlatar belakang penulis, tentu saja kesulitan mengawali langkah ini. Namun dengan keyakinan dan kemauan yang kuat, mereka akhirnya belajar selama sebulan untuk membuat sebuah blog dan menentukan apa yang akan dijadikan tema cerita dalam travel blognya.

Jo dan Medina pun menuangkan kisah cinta unik mereka dalam blog yang telah dibuat. Mereka pun serius mengembangkan blog dengan satu tujuan, yaitu merasakan bagaimana nikmatnya Traveling mewah. Tak heran jika blognya pun memiliki tagline â??Monkey Backpackers to Luxury Travelersâ??.

Skydive Dubai (http://twomonkeystravelgroup.com)
Skydive Dubai (http://twomonkeystravelgroup.com)

Lambat laun pasangan ini menyadari bahwa mimpi ini akhirnya terwujud. Bermalam di kamar mewah, menikmati jacuzzi dengan pemandangan laut yang menawan, terbang dengan pesawat carteran, skydiving di Brazil, berlayar dengan kapal pesiar pribadi di Kolombia hingga menjelajahi situs warisan Pamukkale, Turki.

Melalui http://twomonkeystravelgroup.com, mereka membagi kisah perjalanan mereka yang unik dan inspiratif. Sering kali mereka membagi tips yang tentu sangat bermanfaat bagi kalian jika ingin mengikuti jejak mereka.

Berawal dari kerja keras dan keyakinan maka mimpi mereka menjadi Luxury Travelers pun terwujud. Kisah Jonathan dan Medina telah menginspirasi manusia di seluruh dunia, agar percaya bahwa semustahil apapun mimpi, bisa terwujud jika kita mau berusaha.