Pemutaran “Batman v Superman: Dawn of Justice” berhasil menyedot perhatian pecinta film di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan film tersebut bisa dibilang cukup sukses dan menempati posisi pertama box office. Namun siapa sangka, ternyata di balik kesuksesan film ini ternyata ada andil orang Indonesia di dalamnya.

Dia adalah Michael Reynold Tagore. Dilansir jadiBerita dari berbagai sumber, pria lajang kelahiran Surabaya 24 Mei 1979 ini ikut menjadi bagian dari produksi film “Batman v Superman: Dawn of Justice” sebagai seorang texture artist. Reynold mengatakan bahwa tugas dari texture artist adalah memoles dan memberi warna dalam berbagai film hit Hollywood agar terlihat lebih hidup.

“Texture artist itu kita kasih warna ke apa saja yang ada dalam film tersebut,” kata Reynold. “Sebelum ditangani oleh texture artist, warnanya itu abu-abu, masih polos. Jadi setelah ditangani texture artist, warnanya menjadi mengkilap. Kita kasih goresan. Biar lebih hidup.”

Reynold saat ini tinggal di Selandia Baru dan bekerja di Weta Digital yang menangani proyek film-film Hollywood. Sebelum bekerja di Weta Digital, lulusan pascasarjana Jurusan Desain Grafis University Technology of Sydney ini pernah ditolak di berbagai studio film. “Saya dulu pernah melamar ke perusahaan yang bikin The Lord of the Rings. Tapi ditolak. Terus saya lamar ke perusahaan kecil-kecil, tapi ditolak semua. Terus diterima, tapi pindah lagi. Sampai setelah sekitar enam tahunan, saya baru diterima,” kenangnya.

Sebelumnya, karya-karya pria Surabaya ini bisa kita lihat di film “Happy Feet 2”, “The Hobbit”, “Man ff Steel” dan “Iron Man 3”. Reynold bahkan ikut terlibat dalam pembuatan kostum para tokoh di “Iron Man 3”. Keberhasilan Reynold Tagore tentunya membuat kita ikut berbangga dan semakin menambah daftar orang Indonesia yang sukses berkarya di negeri orang. (tom)