Di tempat lain, tukang cukur biasanya membuka sebuah tempat cukur dengan ukuran sederhana dalam menjalankan praktik mencukurnya. Setiap hari, mereka hanya duduk menanti pelanggan datang. Hal ini mereka lakukan berulang kali setiap hari. Rasa jenuh sangat mungkin hinggap di benak mereka.

Namun, tampaknya hal itu tidak berlaku untuk pria asal Rusia, Denis Yushin. Yushin gemar melakukan praktik cukurnya di tempat-tempat yang terbilang tidak lazim dan terbilang ekstrem. Pria yang menyebut dirinya motobarber ini, berhasil mengelilingi dunia dengan sepeda motornya demi memotong rambut orang di negara-negara lain.

Selama perjalanannya ia telah melakukan aksi memotong rambut ekstrim di Tiongkok, Mongolia, Korea Selatan hingga Filipina.

Denis melaksanakan praktik ini sejak awal 2015 lalu, Yushin mengumumkan akan menjelajah beberapa tempat didunia. Demi melakukan aksi ekstremnya ini, dia bahkan meninggalkan istri dan anak perempuan berusia lima tahun di kampung halaman mereka di Krasnoyarsk. Orang di sekitarnya berpikir, jika dia ‘gila’ karena rela meninggalkan istri dan putrinya selama enam tahun. Namun keluarganya mengerti akan ambisi dirinya.

motobarber1

Dana untuk perjalannya diperoleh dari orderan sebagai tukang cukur. Yushin menawarkan kepada pelanggan untuk memotong rambut di tempat ektrim yang tentu saja dengan bayaran sedikit mahal ketimbang di salon.

Tempat-tempat yang dipilihnya pun sangat tak mungkin, seperti di atas gunung berapi, di pantai nudist, dan bahkan saat paralayang pada ketinggian 1.000 kaki di atas tanah. 

Salah satu aksi ekstrem yang pernah dilakukan Denis adalah memotong rambut seorang pria bernama Aleksandr Orlov di atas ketinggian 1.000 feet sambil melakukan paralayang. Dia hanya menggunakan alat cukur biasa dan eletrik saat memotong rambut di ketinggian di paralayang.

motobarber3

Untuk jasanya ini, Orlov membayar Yushin dengan tumpangan gratis paralayang di Vietnam. Tentu, Yushin tidak bisa menolak.

Selain di ketinggian, Yushin bahkan pernah melakukan aksi potong rambutnya di bawah air untuk penyelam Vasiliy Kalashnikov. Aksi selama satu jam ini dilakukan di bawah Laut Sulu, di Panglao Island di Filipina.

Kesulitan tentu dirasakan Denis dan sang penyelam. Yushin menganggap jika aksi ini jadi yang tersulit selama ini. Ia bahkan memerlukan waktu 1 jam untuk beraksi di dasar laut karena kesulitan memotong rambut penyelam yang terus bergerak di dalam air. Namun akhirnya Denis berhasil memotong sang penyelam. 

Luar biasa bukan, JBers?