http://beritatrans.com

Pilot merupakan profesi impian yang sangat menjanjikan. Prospek kerja yang luas dan gaji yang menggiurkan menjadi daya tarik utama. Gaji pokok seorang First Officer (fresh graduate) berkisar di Rp.20 juta. Kopilot sekitar Rp. 30 juta dan Kapten sekitar Rp. 45juta. Gaji pokok tersebut diluar honor per jam terbang minimal Rp.150.000/jam. Fantastis!

Setiap tahunnya, Indonesia membutuhkan setidaknya 800 orang pilot baru, namun selama ini sejumlah sekolah penerbangan hanya mampu memenuhi kebutuhan 200 hingga 300 pilot baru pertahunnya.

Ini belum termasuk kebutuhan tambahan pilot sejalan dengan dibelinya pesawat-pesawat baru dalam jumlah besar oleh Lion Air dan Garuda Indonesia. Tidak heran kita sering melihat pilot-pilot warga negara asing menerbangkan pesawat di Indonesia.

Hal ini membuktikan jika peluang dibutuhkannya seorang pilot dalam negeri masih sangat luas. Untuk menunjangnya, kamu harus melalui sekolah pilot terlebih dahulu. Sebab, lulusan sekolah pilot dipastikan tidak akan kesulitan mencari pekerjaan di dalam negeri.

Nah, berikut telah dirangkum 5 sekolah pilot dalam negeri yang pas banget buat kamu yang bercita-cita jadi pilot.

1. sekolah tinggi penerbangan Indonesia Curug (stpicurug.ac.id)

panoramio.com
panoramio.com

Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug merupakan perguruan tinggi kediknasan yang berada di bawah Departemen Perhubungan Republik Indonesia, yang berlokasi di Kecamatan Legok Kewedanaan Curug, Kabupaten Tanggerang, Provinsi Banten.

Seleksi STPI Curug ini terkenal sangat ketat, dan hanya meluluskan 20 siswa setiap tahunnya. Namun, sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 1952 di Jakarta ini, memiliki fasilitas yang lengkap, tenaga pengajar yang profesional, dan biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah. Maka STPI Curug memiliki daya tarik tersendiri untuk membuat ribuan orang mendaftar di sekolah penerbangan ini. Lulusannya pun memiliki kesempatan besar untuk bekerja sebagai pilot, maupun sebagai staf di kantor perhubungan dan maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia.

2. Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan Surabaya (atkpsby.ac.id)

atkp.ac.id
atkpsby.ac.id

Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya berlokasi di jalan Jemur Andayani I/73 Surabaya. Akademi ini merupakan sekolah penerbangan yang mulai didirikan pada tahun 1989 dengan nama Organisasi Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Surabaya yang memanfaatan aset Kantor Wilayah III Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Surabaya.

Fasilitas ATKP terbilang lengkap, seperti Asrama berkapasitas 536 orang, 12 ruang kelas, 1 unit poliklinik, lapangan tenis meja, tennis lapangan, volley ball dan bulu tangkis, area outbond, ruang makan berkapasitas 210 orang, 1 unit perpustakaan 1 unit ruang rekreasi, 1 unit ruang rapat, 1 unit kantin, 1 unit masjid, 1 unit power house, 2 unit bus sekolah, 1 unit mobil ambulance, dan WLAN disetiap area. Tak hanya itu, ATKP pun menyediakan berbagai macam laboratorium untuk menunjung belajar para siswa.

Biayanya pun terbilang murah, hanya sebesar Rp. 48.000.000.

3. Bali International Flight Academy (baliflightacademy.com)

bifa
baliflightacademy.com

Bali International Flight Academy (BIFA) merupakan penyedia pelatihan dan lapangan kerja pilot terkemuka di Indonesia. Berlokasi di Rukan Puri Niaga II Blok J1/3F, Kembangan, Jakarta, BIFA menawarkan program terpadu bagi individu yang ingin mencapai karier yang cemerlang di industri penerbangan.

Bali International Flight Academy menyediakan program pelatihan yang cepat, dan berusaha untuk melatih setiap siswa agar mendapatkan Lisensi Commercial Pilot penuh berstandar tertinggi. Beberapa keunggulan BIFA diantaranya latihan terbang di Buleleng Bali, punya 17 pesawat latih, dan sarana yang tak kalah lengkap tentunya.

Untuk bisa masuk sekolah yang bekerjasama dengan maskapai penerbanangan Garuda Indonesia ini, perlu mengocek dana sebesarĀ Rp 620.000.000.

4. Proflight Pilot School (prolighy-pilot-school.com)

http://proflight-pilot-school.com
http://proflight-pilot-school.com

Proflight Pilot School didirikan pada tahun 2010. Ada dua lokasi untuk sekolah ini, yaitu Ground School atau pendidikan yang berhubungan dengan teori dan simulator berlokasi di Kompleks Puri Mutiara, Blok D/22-23 Jl. Griya Utama, Sunter Agung, Jakarta 14350, Indonesia. Sedangkan lokasi yang kedua sebagai tempat pelatihan penerbangan siswa akan dipindahkan ke homebase Cirebon, tepatnya di Cakrabhuwana Airport, Penggung TNI AU Airbase, Cirebon.

Untuk mendukung lancarnya pelatihan terbang, Proflight Pilot School memiliki armada atau aircrafts yang terdiri dari 6 Cessna 172 dan tiga ATD simulator. Terdapat dua program sekolah ini, yakni Private Pilot License (PPL) Lisensi paling dasar untuk pilot yang memungkinkan calon pilot untuk menerbangkan pesawat bermesin tunggal, dan Commercial pilot license (CPL) dengan lisensi ini siswa bisa menjadi penerbang yang siap pakai.

Sekolah ini hanya menerima 12 siswa saja setiap tahunnya, dan biaya pendidikan yang dikeluarkan mencapai Rp 645.000.000.

5. Dirgantara Pilot School Tasikmalaya (dirgantara-pilotschool.com)

www.skyscrapercity.com
www.skyscrapercity.com

Dirgantara Pilot School didirikan 6 Juli 2013 di Tasikmalaya. Ini menjadi sekolah pilot ke-18 di Indonesia.

Standar siswa mencapai 16 sampai 20 siswa. Lulusan DPST didesain untuk membawa pesawat konvensional dan modern. Lulusannya bisa membawa pesawat berbadan lebar seperti Boeing dan Airbus. DPST memungut RpĀ  770 juta per siswa. Biaya itu bisa dibayar tiga kali dengan perbandingan pembayaran pertama sebesar 40 persen, kedua dan ketiga masing-masing 30 persen.

Kelebihanya DPST ini punya Bandara Pribadi – Bandara Wiridinata, semua aircraft menggunakan Cessna 172, dan memiliki simulator yang canggih – Redbird FMX 3 Axes.