Membentuk band bisa dibilang cukup mudah. Tinggal mengumpulkan orang-orang yang memiliki satu visi dalam bermusik, maka dipastikan bisa membentuk sebuah band. Yang sulit adalah mempertahankan sebuah band agar bisa terus eksis. Bagi kamu yang ingin bandnya terus eksis, maka kamu bisa simak tips dari band band-band ini, yang sudah malang melintang di dunia musik Indonesia selama puluhan tahun.

1. Slank

Slank (Liputan6)
Slank (Liputan6)

Slank terhitung sudah eksis selama 33 tahun. Para personelnya pun membeberkan rahasianya untuk bisa terus eksis dan awet dalam bermusik. “Yang pasti harus hidup dulu orangnya, jangan sampai mati. Kita bikin ‘Slank Gak Ada Matinya’ ya kuncinya kita hidup dulu sebagai manusia,” jelas Kaka, sang vokalis, seperti dikutip dari Kapanlagicom, Kamis (7/4/2016).

“Hidup yah, nggak berarti hidup bernyawa doang tapi hidup punya soul, punya energi, punya kesetiakawanan, punya kepekaan. Itu syaratnya,” lanjut Kaka.

“Dan karya,” imbuh Abdee Negara, gitaris Slank. “Biasanya kalau sudah ngetop, orang suka lupa, kehilangan soul. Kalau kehilangan soul, karyanya akhirnya hilang,” tutup Bimbim, drummer Slank.

2. Gigi

Gigi (Ayomaju)
Gigi (Ayomaju)

Sementara itu, band Gigi yang sudah eksis selama kurang lebih 22 tahun, juga punya tips buat kamu. Sebagai pentolan grup musik ini, Armand Maulana mengatakan eksistensi Gigi masih terlihat di industri musik lantaran Gigi selalu menjadi dirinya sendiri. Tidak mengikuti trend musik yang ada, selalu mengedepankan aliran musiknya sendiri tanpa harus mengikuti zaman.

“Kita enggak pernah mikir buat ngikutin trend musik yang ada pada zamannya. Misal, waktu itu lagi musim musik metal dan ska, Gigi tetap bertahan dengan aliran musik Gigi yaitu pop,” ungkap Armand dikutip dari Harnas.

Penggebuk drum dari Gigi, Hendy menambahkan meskipun tidak ingin mengikuti trend musik yang ada, band Gigi tetap mempelajari musik dari penyanyi lain yang sealiran dengan Gigi. Bukan untuk menjiplaknya, lanjut Hendy, hal tersebut dilakukan sebagai bahan referensi saat membuat lagu-lagu Gigi selanjutnya.

“Keingintahuan personel Gigi itu menjadi salah satu kuncinya. Kita coba pelajarin musik orang lain bukan maksud untuk jeplaknya. Kita pelajarin buat ngikutin pasar juga dan itu sangat membantu kita ke depannya,” papar Hendy.

Sementara itu bagi Thomas, kiat khusus untuk menjaga eksistensi Gigi dengan cara merilis album dan menjaga hubungan baik dari para sponsor. Sebagai band yang sudah memiliki umur yang cukup banyak, menurutnya menjalin hubungan baik dengan banyak orang menjadi cara ampuh agar Gigi tetap bertahan di industri musik Indonesia.

“Seperti saat ini kita meluncurkan album terbaru kita di KFC, meskipun kita bukan brand ambassador mereka, tapi sebisa mungkin kita buat mereka puas dan alhamdulillah hingga saat ini kita masih bisa eksis,” tambah Thomas.

3. Naif

Naif (Liputan6)
Naif (Liputan6)

Naif sudah berada di dunia musik Indonesia selama kurang lebih 20 tahun. Menariknya, grup band yang digawangi oleh David ini terhitung jarang bongkar pasang personel, kecuali hengkangnya sang keybordis beberapa tahun silam. Lalu apa yang buat empat personil ini tetap bertahan selama 20 tahun lamanya?

â??Seneng. Kalau nggak ada senengnya, udah nggak tahu kayak apa, pasti bubar. Karena no passion, no connection,â? ujar David dikutip dari JPNN.

Satu hal yang mereka tekankan adalah menjalani sesuatu tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Selain itu, band yang terbentuk tahun 1995 ini juga saling menghargai satu sama lain, terutama bila ada perbedaan pendapat.

â??Yang bikin bareng kita (sampai 20 tahun), ya karena fun mainnya. Nggak maksa-maksa. Bener-bener paling alami aja. Kalau lo nggak mau ya udah, jangan dipaksa,â? tutur David.

4. Seventeen

Seventeen (Liputan6)
Seventeen (Liputan6)

17 tahun lamanya band Seventeen berkiprah di dunia musik Indonesia. Bertahan selama itu bukan hal yang mudah. Pasang surut terjadi sepanjang perjalanan mereka. Meski demikian, mereka tetap pantang mundur, seperti salah satu judul lagu ciptaan mereka.

“Jadi kita tidak akan pernah mundur, seperti apapun industri musiknya, atau pun musim musiknya. Selama Kawan Seventeen (panggilan fans) masih ada, kita akan selalu pantang mundur,” ucap Ifan.

5. Nidji

Nidji (Indonesiaindonesia)
Nidji (Indonesiaindonesia)

Dibentuk sejak tahun 2002, band ini terhitung sudah sekitar 14 tahun berada di dunia musik Indonesia. Giring Ganesha, vokalis Nidji berbagi rahasia mengapa grup band yang beranggotakan Giring, Rama, Ariel, Adrie, Andro dan Randy itu tetap awet hingga kini.

Hal pertama, kata Giring, tidak perlu malu untuk belajar ke pemusik yang lebih senior. “Waktu awal masuk ke Musica (label yang menaungi Nidji) kita masih malu-malu, Kita sharing dengan Ariel (Noah) bagaimana bagusnya,â? kata Giring.

Selain itu, kata Giring seorang musisi haruslah memilihi kekuatan vokal yang mumpuni agar bisa tetap bertahan di industri musik. “Penyanyi itu harus punya stok vokal. Vokalnya harus kuat. Ini yang jadi modal Nidji ketika masuk ke Musica,” Kata dia.

Bukan hanya itu, pria kelahiran Bandung 14 Juli 1983 itu menyebut penyanyi atau sebuah band harus memiliki aksi panggung yang khas dan dapat diingat oleh pencita musik. “Aksi panggung harus bagus, ini yang selalu saya sharing ke teman-teman yang baru,” tutup Giring. (tom)