Makan di restoran kini bukan hal yang aneh yang kita lakukan saat ini, apalagi banyak restoran siap saji di sekitar kita. Namun makan di restoran, biasanya membuat kita harus mengeluarkan ekstra uang. Tetapi semakin banyaknya restoran baru, membuat persaingan begitu ketat. Sehingga para pemilik pun mencari cara unik, aneh dan berbeda untuk menarik pelanggan baru.

Sebuah restoran baru di Tianjin, Tiongkok, menawarkan promosi menarik demi menggaet para pelanggan. Ketika jam makan malam tiba, mereka yang kelaparan dipersilakan datang dengan cuma-cuma alias gratis, tentunya dengan sebuah syarat.

Salah satu pengunjung menimbang badan agar bisa makan gratis (Shanghaiist)
Salah satu pengunjung menimbang badan agar bisa makan gratis (Shanghaiist)

Sebelum masuk ke dalam restoran, mereka diharuskan menimbang bobot mereka. Puluhan orang jelas berbondong untuk bisa makan gratis dengan cara sederhana tersebut. Namun sayang, restoran hanya akan memberi sajian cuma-cuma apabila orang tersebut berhasil melampaui batas berat 130 kg.

Dilansir dari Shanghaiist, Selasa (19/4/2016), ternyata tidak banyak yang dapat lolos dari syarat tersebut. Menurut riset kesehatan setempat, diketahui Tiongkok menduduki peringkat teratas dunia kategori orang yang berbobot lebih. Sebanyak 89,6 juta orang (16,3 persen pria dan 12,4 persen wanita) dari penduduk Tiongkok menderita berat badan berlebih atau obesitas.

Salah satu pengunjung menimbang badan agar bisa makan gratis (Shanghaiist)
Salah satu pengunjung menimbang badan agar bisa makan gratis (Shanghaiist)

Cara unik yang dilakukan restoran untuk menggaet pelanggan di Tiongkok memang bukan hal baru. Sebelumnya restoran hot pot di Zhengzhou siap memberikan makan siang gratis bagi siapa pun wanita berparas cantik. Tingkat kecantikan mereka dinilai langsung oleh dewan karyawan yang berasal dari sebuah klinik operasi plastik setempat. (tom)