Dalam menjalin hubungan, tidak jarang muncul perasaan ragu pada pasangan dan hubungan yang sedang kamu jalani. Apalagi saat ekspektasi terhadap hubungan yang ideal belum tercapai, misalnya pasangan tidak seromantis pacar teman, pasangan tidak dapat memahami keinginan kamu, dan lain sebagainya. Perasaan ini seringkali membuat kita bimbang untuk melanjutkan atau  memutuskan hubungan.

Namun tak perlu berharap yang muluk-muluk. Cukup pahami 5 hal sederhana ini, apakah kekasihmu masih melakukannya? Jika ya, cukuplah sudah alasan ia kamu pertahankan!

Saat emosimu memuncak karena penyakit bulanan, masihkan dia ada di sisimu?

Wanita dengan penyakit bulanannya (read: PMS) adalah yang paling dihindari bagi para kaum adam. Pasalnya, kelakuan wanita suka lebih parah saat masa ini. kemungkinan kena semprotanmu sangatlah besar. Namun jika kekasihmu masih ada di sisimu walau PMS menghadang, maka dalam masalah lebih besar pun ia akan berada di sisimu.

Hal-hal sepele seperti memegang payung saat hujan, membantumu saat genting, berada di sisi kanan paling saat beriringan di jalan, masihkah dia lakukan?

Kerap kali wanita mengabaikan hal-hal sepele. Gara-gara tak melakukan hal-hal terlihat yang seharusnya dilakukan para lelaki, lantas mereka sudah melabelinya tidak peka. Hal-hal sepele seperti saat berpayung berdua dia yang memegang payung, selalu membantumu saat dibutuhkan, dan saat berjalan beriringan, dia menempatkanmu di sisi kiri agar terhindar dari bahaya terserempet kendaraan, sering diabaikan.

Di saat situasi serba salah, dia tak melulu menyalahkanmu

Cowok terlahir sebagai sosok yang cukup rumit. Terlahir sebagai sosok yang lebih kuat, membuat para lelaki harus mampu menangani semua masalah dalam benaknya. Tak hanya itu saja, lelaki pun harus punya inisiatif tinggi untuk memulai sesuatu, begitupun persoalan hubungan. Perkara menyatakan perasaan, inisiatif ngajak jalan, nentuin tempat makan, hingga hal yang sepele seperti memulai perbincangan haruslah kaum Adam yang memulai. Setelah tau beban itu, seharusnya kamu tak banyak menuntut ya.

Para lelaki itu pada dasarnya penuh dengan perhitungan

Hakikatnya cowok itu penuh dengan perhitungan. Mereka yang mengukur baik-buruknya sesuatu jika dijalaninya. Jika salah perhitungan sedikit saja, rencana mereka bisa gagal total. Misalnya dalam hal melamarmu sebagai istri.

Selalu memikirkan perasaanmu dalam berucap, masihkan dia memperhatikannya?

Sering kali lelaki harus mikir keras sebelum memberi nasihat kepada kamu. Secara cewek kan mudah tersinggung, terus kalau udah marah, pasti butuh banyak waktu untuk kembali normal. Sebagai orang yang udah lama deket sama kamu, tentu dia tau betul mana kebiasaanmu yang baik dan mana yang sebenarnya butuh buat kamu ubah. Tapi, dia sulit banget mau ngomong sama kamu. Takut kamu tersinggung. Jika lelakimu melakukan hal itu, wah, salah kamu kalau menilainya tidak peka.