Membuat Video Traveling (www.premiumbeat.com)

Pergi traveling, tentunya tak lengkap tanpa mendokumentasikan foto dan juga video. Belakangan, video menjadi sarana dokumentasi traveling yang sangat diminati. Jika kamu sering mendokumentasikan video traveling kamu, pernahkah kamu mengirimkannya ke media televisi? Sekarang sudah banyak stasiun televisi yang memiliki program acara traveling yang tentunya memberikan kesempatan para traveler untuk mengirimkan video mereka agar ditayangkan. Meski imbalan pundi-pundi rupiah yang akan kamu dapat tidak seberapa, tentunya jika video traveling yang kamu miliki bisa ditayangkan di televisi akan memberikan kebanggaan tersendiri khan JBers. Untuk itu, Jadi Berita akan memberikan lima tips jitu agar video traveling kamu bisa nongol di televisi. Yuk simak!

1. Pahami Program Stasiun Televisi

Tayangan traveling di televisi (www.cleo.co.id)
Tayangan traveling di televisi (www.cleo.co.id)

Kamu harus sering-sering nonton televisi yang punya program traveling ya JBers! Memahami stasiun televisi yang akan menerima hasil video buatan kamu adalah penting karena pasalnya setiap televisi memiliki segmentasi pemirsa yang berbeda-beda. Apakah video yang akan kamu buat untuk anak-anak, remaja, atau umum? Semua itu akan menentukan dan mempengaruhi konsep video traveling yang akan kamu buat.

2. Persiapkan Portfolio

Portofolio Video Traveling dalam Blog (justinpluslauren.com)
Portofolio Video Traveling dalam Blog (justinpluslauren.com)

Layaknya melamar sebuah pekerjaan, tentunya kamu harus menyiapkan portofolio sebelum bertemu dengan pihak stasiun televisi. Portfolio ini akan sangat membantu menyakinkan pihak televisi agar mau menayangkan video traveling kamu. Portofolio ini bisa berbentuk tulisan artikel mengenai perjalanan traveling kamu  atau juga bisa follower di media sosial yang kamu miliki.

3. Atur Alur Video Kamu

Mengatur Alur Video (www.flipkey.com)
Mengatur Alur Video (www.flipkey.com)

Setiap video tentunya harus memiliki konsep yang jelas, mulai dari tema hingga alur cerita. Ada pembukaan, highlight, dan penutupan. Setelah mendapat konsep tema yang jelas, atur alur video kamu dengan tepat mulai dari rekaman setiap adegan perjalanan berangkat, highlight saat traveling, hingga perjalanan pulang. Mengatur alur sangat penting untuk keutuhan cerita yang ingin disampaikan di video traveling kamu.

4. Tambahkan Unsur Humanisme

Tambahkan Sisi Humanisme (www.tripwolf.com)
Tambahkan Sisi Humanisme (www.tripwolf.com)

Disarankan untuk menambahkan unsur humanisme dalam setiap video traveling yang kamu buat agar memiliki makna khusus dan berkesan. Para pemirsa yang menonton tayangan televisi tentunya juga ingin melihat sisi humanisme dalam sebuah video. Kamu bisa menambahkan sukaduka dalam perjalanan, kondisi masyarakat sekitar tempat kamu traveling, hingga menyorot kehidupan satu sosok yang kamu temui dalam perjalanan.

5. Sisipkan Kata-kata Positif

Tambahkan Kata-kata Positif (www.wordstream.com)
Tambahkan Kata-kata Positif (www.wordstream.com)

Sebuah video tanpa kata sama saja seperti film bisu. Kamu harus memberikan kata-kata menarik dalam video traveling kamu, terutama kata-kata positif yang membangun seperti kata-kata menyanjung daerah setempat agar penonton ingin berwisata ke sana hingga kata-kata mensyukuri alam jika kamu traveling ke gunung, pantai, dan sejenisnya.

Setelah mengetahui lima tips jitu di atas, tunggu apalagi JBers? Ayo buat video traveling kamu dan kirimkan ke stasiun televisi! (jow)