Sebagai sebuah proyek film akbar, tak heran bila film “Captain America: Civil War” memiliki sejumlah fakta di balik layar yang menarik bahkan mencengangkan, baik dalam proses pra produksi, maupun saat syuting berlangsung. Berikut adalah fakta-faktanya yang wajib kamu tahu, seperti yang sudah dihimpun jadiBerita buat kamu.

1. Captain America harusnya tewas di Civil War

Captain America mati (Cumicumi)
Captain America mati (Cumicumi)

“Captain America: Civil War”, merupakan adaptasi dari buku komik Marvel, “Civil War”, yang terbit tahun 2006-2007. Komik ini, beredar secara terbatas dalam tujuh seri. Dalam volume kelima komik ini, Steve Rogers, alter ego dari Captain America, ditangkap dan dieksekusi mati karena dianggap melawan pemerintah. Red Skull, Crossbones, dan Dr Faustus, terlibat dalam peristiwa tewasnya Captain America ini. Meski menjadi seteru dalam “Civil War”, Tony Stark akhirnya mengembalikan jasad Steve Rogers ke Kutub Utara, tempat tubuh sahabatnya itu pertama kali ditemukan. Atas permintaan Rogers, James Barnes alias Bucky atau Winter Soldier, kemudian menjadi Captain America yang berikutnya.

2. Budget fantastis

Ilustrasi budget Captain America Civil War (Screenrant)
Ilustrasi budget Captain America Civil War (Screenrant)

Seperti layaknya film superhero sebelumnya, Civil War juga banyak mengandalkan adegan laga yang dahsyat serta penggunaan efek CGI yang kental. Tak heran, anggaran pembuatan film superhero langsung membumbung tinggi. Hanya saja, anggaran film “Civil War” ternyata jauh lebih tinggi lagi dibanding film superhero lainnya. Tak ada angka persis berapa budget yang disiapkan oleh Marvel Studios untuk memproduksi film ini. Namun Daniel Bruhl, aktor yang menjadi Baron Zemo, menyebutkan anggaran pembuatan “Captain America: Civil War” cukup untuk membuat 20 film.

3. Kemunculan Spider-Man termuda dalam sejarah Marvel

Spider-Man (Marvel)
Spider-Man (Marvel)

Tak cuma duel Captain America dan Iron Man yang jadi pemimpin dua kubu, kemunculan Spider-Man dalam film ini adalah satu hal yang paling ditunggu-tunggu. Pasalnya, ini adalah debut sang Manusia Laba-laba di Marvel Cinematic Universe. Tak hanya itu, ini adalah kemunculan perdana Tom Holland, si Spider-Man terbaru. Ia, adalah aktor termuda yang pernah memerankan karakter Peter Parker dan alter egonya.

4. Proses pemilihan peran Spider-Man

Tom Holland (Ibtimes)
Tom Holland (Ibtimes)

Perjalanan menemukan aktor baru yang memerankan tokoh sebesar Spider-Man, bukan hal yang gampang. Untuk menemukan Tom Holland, petinggi Marvel dan Sony bersama Casting Director Sarah Finn, bahu membahu menyeleksi 1.500 aktor muda untuk peran Peter Parker, yang kemudian menjadi 6 orang finalis. Untuk menemukan chemistry dengan pasukan Avengers yang lebih tua, Robert Downey Jr disertakan dalam proses casting akhir ini. Keenam calon aktor menjalani tes kamera bersama pemeran Iron Man ini. Enam kandidat ini selanjutnya disaring menjadi dua nama, yakni Tom Holland dan Charlie Rowe. Bingung menentukan pilihan, akhirnya Marvel dan Sony menggelar tes kamera kedua yang melibatkan Chris Evans. Muncul informasi lain bahwa Tom Holland adalah satu-satunya kandidat yang menjalani tes kamera bersama sang pemeran Captain America, yang lantas membuatnya berhasil mengamankan peran Spider-Man untuknya.

5. Tokoh-tokoh yang batal muncul

Hulk (Independent)
Hulk (Independent)

Beberapa waktu lalu, sempat muncul kabar yang cukup mengecewakan bagi publik Indonesia. Ray Sahetapy, aktor senior Tanah Air, tak jadi muncul di hasil jadi film “Captain America: Civil War”. Padahal, ia sudah melakukan syuting film ini. Tak cuma Ray Sahetapy yang jadi ‘korban’ film ini. Pemeran Hulk, Mark Ruffalo, juga dihapus dari film ini.

6. Ujian otot untuk pemeran Captain America

Captain America (Screenrant)
Captain America (Screenrant)

Russo Bersaudara yang menyutradarai film ini, rupanya punya keinginan khusus untuk karakter Captain America. Mereka menginginkan agar tokoh bertameng ini kebagian adegan paling sensasional di film ini. Yakni saat Captain America menghentikan helikopter yang hendak terbang, hanya dengan tangan kosong. Adegan ini ternyata juga bikin Chris Evans kewalahan. Ia menyebut bahwa adegan ini diambil di awal-awal masa syuting. Hal ini dilakukan agar ia berada di kondisi prima, mengingat proses produksi selanjutnya sangat menguras tenaga. Ternyata kondisi prima pun tak cukup. Chris Evans akhirnya mengalami cedera saat syuting adegan ini. Beruntung, Robert Downey Jr punya beragam peralatan fisioterapi di mobil trailernya yang dapat digunakan oleh Chris Evans untuk meringankan cederanya. (tom)